Internasional . 06/09/2026, 12:58 WIB

Bukan Tanda Kiamat Ekonomi, Ini Alasan Negara-negara Eropa Pindahkan Cadangan Emas Mereka

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

Inflasi, suku bunga, biaya penyimpanan, keamanan, serta kemudahan jual beli ikut menentukan lokasi cadangan emas suatu negara.

London Dipilih karena Emas Mudah Diperdagangkan

Meskipun Belanda memindahkan emas dari Amerika Utara, tidak semuanya dibawa pulang ke dalam negeri. Sebagian emas justru ditempatkan di Bank of England, London.

Pilihan itu berkaitan dengan posisi London sebagai pusat perdagangan emas internasional. Keberadaan pasar yang besar membuat bank sentral dapat membeli, menjual, atau menggunakan emas sebagai jaminan secara lebih cepat.

Bank of England merupakan salah satu lembaga penyimpan emas terbesar di dunia. Ruang penyimpanan di bawah gedung bank tersebut menampung sekitar 400.000 batang emas dengan nilai lebih dari 200 miliar pound sterling.

Dalam situasi krisis, likuiditas menjadi pertimbangan penting. Emas yang disimpan di lokasi dengan pasar aktif akan lebih mudah dikonversi menjadi mata uang asing atau digunakan dalam transaksi keuangan internasional.

Oleh karena itu, keputusan menempatkan emas di London bukan sekadar soal jarak yang lebih dekat dengan daratan Eropa. Keputusan tersebut juga berkaitan dengan kecepatan akses terhadap pasar global.

Emas Tidak Selalu Dipindahkan secara Fisik

Pemindahan cadangan emas antarnegara tidak selalu dilakukan dengan mengangkut batang emas menggunakan pesawat atau kapal. Cara yang lebih sederhana dapat dilakukan melalui transaksi di pasar.

Sebagai contoh, pemilik emas dapat menjual emasnya di New York, kemudian membeli emas dengan jumlah setara di London pada waktu yang hampir bersamaan. Melalui cara tersebut, lokasi kepemilikan dapat dialihkan tanpa harus mengirimkan seluruh emas melintasi Samudra Atlantik.

Belanda menggunakan metode ini untuk memindahkan sekitar 59 ton emas dari New York ke London. Namun, lebih dari 27 ton lainnya benar-benar dipindahkan secara fisik dari Amerika Serikat dan Kanada menuju Zeist. Emas dengan jumlah serupa kemudian dikirim dari Zeist ke London.

Pengiriman emas fisik memerlukan perencanaan keamanan yang sangat ketat. Hanya sejumlah kecil perusahaan yang mempunyai kemampuan untuk menangani pengiriman logam mulia dalam jumlah besar melintasi perbatasan.

Brink's Global Services menyatakan permintaan layanan pengiriman dari bank sentral mengalami peningkatan. Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi dinilai ikut memperkuat posisi emas sebagai aset cadangan strategis.

Negara-negara Eropa Pernah Melakukan Langkah Serupa

Belanda bukan satu-satunya negara Eropa yang mengatur ulang lokasi cadangan emasnya. Prancis sebelumnya mengumumkan telah memindahkan cadangan emas dari Amerika Serikat ke dalam negeri.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id