Ragam . 06/09/2026, 13:29 WIB
fin.co.id - Dinas Kesehatan Provinsi Banten mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi menyebabkan hujan abu vulkanik.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, masyarakat perlu melakukan langkah perlindungan diri untuk mengurangi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan, khususnya gangguan pada saluran pernapasan dan mata.
“Untuk mengurangi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan dan keselamatan, masyarakat diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat berada di luar rumah,” kata Ati Pramudji Hastuti, Minggu (6/9/2026).
Selain masker, masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah juga disarankan menggunakan kacamata pelindung untuk mengurangi risiko iritasi mata akibat paparan abu vulkanik.
Ati juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika terjadi hujan abu dengan intensitas cukup pekat. Masyarakat juga diminta menutup pintu, jendela, ventilasi dan sumber air untuk mencegah abu masuk ke dalam rumah maupun mencemari sumber air.
“Apabila abu vulkanik sudah menempel di lingkungan sekitar, masyarakat agar membersihkannya dengan hati-hati dan tetap menggunakan alat pelindung diri,” ujarnya.
Dinkes Banten juga mengingatkan masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk tidak memaksakan perjalanan ketika jarak pandang terganggu akibat abu vulkanik. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan, sehingga keselamatan harus menjadi pertimbangan utama.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya serta mematuhi seluruh arahan petugas kebencanaan di lapangan.
Ati menekankan pentingnya masyarakat mendapatkan informasi dari sumber resmi. Di tengah situasi bencana, informasi yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan kepanikan dan mengganggu upaya penanganan.
“Jangan menyebarkan atau mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Tetap tenang, jangan panik, dan pantau informasi resmi dari PVMBG, BNPB, BPBD serta pemerintah daerah,” katanya.
Tidak hanya itu, Ati juga menuturkan apabila terdapat masyatakat yang mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik diminta untuk segara mencari pertolongan medis. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain sesak napas, iritasi mata berat maupun gangguan kesehatan lainnya.
Dinkes Banten mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan langkah perlindungan diri dan mengikuti rekomendasi petugas. Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menghadapi potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id