Utang AS Melonjak Dua Kali Lipat, Kini Tembus Rp717.000 Triliun
Utang nasional Amerika Serikat kembali mencatat rekor setelah menembus angka US$40 triliun. Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs sekitar Rp17.900 per dolar
Angka Rp717.000 triliun memang sulit dibayangkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, yang lebih penting bukan hanya besarnya nominal tersebut, melainkan kecepatan pertumbuhannya dan biaya yang harus ditanggung pemerintah.
Dalam sekitar satu dekade, utang nasional AS meningkat dari kurang dari US$20 triliun menjadi lebih dari US$40 triliun.
Jika tren tersebut terus berlangsung, pemerintah akan menghadapi tantangan yang semakin besar dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan belanja, penerimaan negara, pertumbuhan ekonomi, dan pembayaran bunga utang.
Bagi perekonomian global, persoalan ini juga penting karena obligasi pemerintah AS merupakan salah satu instrumen utama dalam sistem keuangan internasional.
Penutup
Utang nasional Amerika Serikat yang kini menembus US$40 triliun atau sekitar Rp717.000 triliun menjadi gambaran besarnya kebutuhan pembiayaan pemerintah negara tersebut.
Kenaikan lebih dari dua kali lipat dalam satu dekade menunjukkan bahwa persoalan utang AS semakin serius untuk diperhatikan. Beban tersebut juga menjadi lebih kompleks ketika tingkat bunga dan biaya pembayaran utang meningkat.
Data CBO, IMF, dan Departemen Keuangan AS menunjukkan bahwa utang pemerintah kemungkinan masih akan bertambah dalam beberapa tahun mendatang. Karena itu, tantangan utama Amerika Serikat bukan sekadar bagaimana membayar utang yang ada, tetapi bagaimana mengendalikan pertumbuhan utang agar tetap dapat dikelola dalam jangka panjang.
Referensi:
BBC News, US national debt passes $40tn after doubling in a decade
US Department of the Treasury, Daily Treasury Statement
Baca Juga
Congressional Budget Office, The Budget and Economic Outlook
International Monetary Fund, World Economic Outlook Database