Utang AS Melonjak Dua Kali Lipat, Kini Tembus Rp717.000 Triliun
Utang nasional Amerika Serikat kembali mencatat rekor setelah menembus angka US$40 triliun. Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs sekitar Rp17.900 per dolar
fin.co.id - Utang nasional Amerika Serikat kembali mencatat rekor setelah menembus angka US$40 triliun. Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs sekitar Rp17.900 per dolar AS, jumlah tersebut setara sekitar Rp717.000 triliun.
Angka itu menunjukkan betapa besar kebutuhan pembiayaan pemerintah AS. Dalam satu dekade terakhir, utang nasional Amerika Serikat telah meningkat lebih dari dua kali lipat.
Utang AS Tembus US$40 Triliun
Data Departemen Keuangan AS menunjukkan total utang nasional telah mencapai sekitar US$40,05 triliun pada 18 Agustus 2026.
Sepuluh tahun sebelumnya, posisi utang AS masih berada di bawah US$20 triliun. Kenaikan tersebut terjadi ketika pemerintah AS terus membiayai berbagai kebutuhan negara melalui anggaran yang mengalami defisit.
Artinya, pengeluaran pemerintah lebih besar daripada pendapatan yang diterima sehingga kekurangannya harus ditutup melalui penerbitan utang.
Besarnya angka tersebut membuat utang AS menjadi salah satu persoalan ekonomi yang semakin mendapat perhatian, terutama karena biaya untuk membayar bunga juga ikut meningkat.
Beban Bunga Ikut Membesar
Utang yang besar tidak hanya berarti pemerintah harus mengembalikan pokok pinjaman. Pemerintah juga harus membayar bunga kepada pemegang surat utang AS.
Masalahnya, tingkat bunga yang lebih tinggi membuat biaya tersebut semakin mahal.
Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun. Angkanya sempat mencapai 5,34 persen pada 18 Agustus, level tertinggi dalam hampir 20 tahun.
Baca Juga
Kenaikan imbal hasil tersebut dapat memengaruhi biaya pinjaman di berbagai sektor. Bunga surat utang pemerintah menjadi salah satu acuan penting bagi biaya pembiayaan perusahaan dan rumah tangga.
Dampaknya dapat terasa pada kredit rumah, pinjaman kendaraan, kartu kredit, hingga pembiayaan bisnis.