Internasional . 10/08/2026, 09:30 WIB

Israel Tolak Rencana 15 Poin Trump untuk Gaza

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

Rencana Trump sebelumnya mencakup sejumlah langkah untuk mengakhiri konflik di Gaza.

Salah satu elemen utamanya adalah pembentukan Board of Peace yang bertugas mengawasi pelaksanaan kesepakatan. Rencana tersebut juga mencakup pelucutan Hamas dan kelompok bersenjata lainnya, penarikan pasukan Israel, serta pembangunan kembali Gaza.

Trump sebelumnya menyebut kesediaan Hamas untuk membahas pelucutan senjata sebagai langkah besar menuju perdamaian.

Namun, sikap Netanyahu menunjukkan bahwa pelaksanaan rencana tersebut masih menghadapi persoalan serius di pihak Israel.

Netanyahu kini mengatakan bahwa pemerintahannya sedang berdiskusi dengan pejabat Amerika Serikat mengenai langkah berikutnya. Ia mengakui bahwa terdapat sejumlah gagasan dari Washington yang dapat diterima Israel, tetapi ada pula bagian yang ditolak.

Netanyahu Berada di Bawah Tekanan Politik

Penolakan Netanyahu juga tidak terlepas dari kondisi politik domestik Israel.

Pemilihan umum Israel semakin dekat, sementara Netanyahu menghadapi tekanan dari kelompok sayap kanan dalam koalisinya untuk mempertahankan sikap keras terhadap Hamas dan Gaza.

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir bahkan sebelumnya menolak rancangan tersebut dan menyebutnya tidak dapat diterima.

Situasi ini membuat ruang gerak Netanyahu menjadi semakin terbatas. Di satu sisi, ia harus mempertahankan hubungan dekat dengan Trump dan Amerika Serikat. Di sisi lain, ia menghadapi tekanan dari kelompok politik yang menuntut agar pemerintah tidak memberikan terlalu banyak konsesi dalam persoalan Gaza.

Karena itu, kesepakatan mengenai pelucutan Hamas dan penarikan pasukan Israel kemungkinan akan menjadi salah satu isu paling sensitif dalam pembicaraan berikutnya antara Washington dan Jerusalem.

Konflik Gaza Masih Menyisakan Krisis Kemanusiaan

Perbedaan posisi mengenai rencana perdamaian tersebut berlangsung ketika Gaza masih menghadapi dampak kemanusiaan yang sangat besar akibat perang.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, sekitar 1,9 juta orang atau sekitar 90% populasi Gaza telah mengalami pengungsian sejak perang dimulai.

Konflik tersebut pecah setelah serangan Hamas ke wilayah selatan Israel pada 7 Oktober 2023. Serangan itu menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyebabkan 251 orang disandera.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id