Catatan Dahlan Iskan . 09/08/2026, 06:36 WIB
Kemarin adalah ulang tahunnyi yang ke-50. Karena itu istimewa --termasuk caranyi bergaun. Itu sudah dia cita-citakan lama: ketika ultah ke-50 akan dirayakan dengan tema ”homecoming”: dirayakan di Indonesia. Termasuk dalam pengertian ”homecoming” adalah yang diundang: teman-teman SMAN 16-nyi (Surabaya), teman kuliah komunikasi Unairnyi, dosen-dosennyi, teman sesama pertukaran pelajar, mereka yang pernah tinggal di rumahnyi, dan tentu orang tua dan tiga anaknyi.
Di samping sering mengajak orang tua ke Amerika, Ari juga selalu mengajak anak-anaknyi ke Indonesia. Sejak Covid, 3 kali anak-anaknyi diajak pulang kampung --meski mereka sudah menjadi warga negara Amerika.
Sebagai aktivis, Ari sering menampung calon mahasiswa dari Indonesia tinggal sementara di rumahnyi. Terutama sebelum calon mahasiswa tersebut mendapat tempat yang tepat.
Salah satu calon mahasiswa itu: cucu saya. Kemarin berangkat ke Amerika. Dalam perjalanan masuk kuliah di Kansas University, Ayrton, anak Azrul itu akan mendarat di San Francisco. Ia akan dua hari dulu di California. Ari minta tinggal saja di rumahnyi. Sekalian bisa ke Apple.
"Lho, Anda dan semua anak kan di Indonesia?" tanya saya.
"Saya sudah kirim password kepada Azrul untuk buka pintu rumah," jawab Ari.
Begitulah umumnya rumah di Amerika. Kuncinya bisa dibuka oleh siapa saja yang punya password-nya. Juga bisa dikunci dari mana saja. Termasuk dari luar negeri.
Di ultah kemarin saya bisa berkenalan dengan ayah-ibu Ari. Juga dengan dua adiknyi: yang akuntan jadi pembaca doa, yang wanita bekerja di BRIN.
Tiga teman Ari sengaja datang dari Amerika. Dian Widhi datang dari Houston. Dia punya perusahaan konsultan di sana. Lalu Irma Miller datang dari Lexington, Kentucky. Irma datang bersama dua anak perempuannyi --berwajah bule dan berambut pirang seperti ayah mereka. Yang ketiga, Victor Augusteo asal Pontianak. Victor sebagai CTO di perusahaan startup: 70 karyawannya bekerja dari Indonesia.
Ari dan Dian aktif di satu yayasan yang mereka dirikan: Indonesia Lighthouse. Victor dan Irma juga aktif sebagai mendukung mereka. Tahun lalu yayasan itu menampilkan angklung di Amerika. Juga membantu mahasiswa Indonesia di berbagai program peningkatan bakat.
Sambil mengikuti pesta ultah itu saya menyapukan pandangan ke sekeliling: adakah yang pakai baju lebih sederhana dari saya. Ada. Tiga orang.
Benarlah ayah dengan segala perkataannya dulu. (Dahlan Iskan)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id