Ekonomi . 19/07/2026, 21:00 WIB
Selain inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah juga menjadi perhatian serius karena dapat meningkatkan biaya impor dan memperbesar tekanan harga di dalam negeri.
Di sektor industri, kondisi manufaktur nasional juga dinilai belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.
Irman mengungkapkan bahwa Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia masih berada dalam tren pelemahan.
Meski permintaan belum sepenuhnya pulih, banyak pelaku usaha mulai menaikkan harga jual sebagai respons terhadap meningkatnya biaya produksi.
Kenaikan biaya tersebut meliputi harga bahan baku, ongkos logistik, hingga biaya energi yang semakin tinggi.
Situasi ini membuat tekanan inflasi tetap bertahan meskipun aktivitas ekonomi belum bergerak optimal.
Selain sektor manufaktur, permintaan domestik juga dinilai masih belum mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi.
Irman mencatat sejumlah indikator ekonomi menunjukkan pelemahan, mulai dari tingkat kepercayaan konsumen yang cenderung stagnan hingga penjualan ritel yang kembali mengalami kontraksi.
Sentimen pelaku usaha pun melemah akibat meningkatnya biaya operasional yang berdampak pada produksi, perekrutan tenaga kerja, hingga prospek pendapatan rumah tangga.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas konsumsi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan.
Bank Danamon juga melihat adanya perbedaan daya tahan antar kelompok masyarakat dalam menghadapi perlambatan ekonomi.
Rumah tangga dengan pendapatan tinggi dinilai masih mampu mempertahankan konsumsi karena memiliki kondisi keuangan yang relatif lebih kuat.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id