Nasional . 16/07/2026, 21:44 WIB

Tragedi di Gudang Munisi TNI AD, 1 Prajurit Gugur, Investigasi Besar Digelar

Penulis : Mihardi
Editor : Mihardi

fin.co.id - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan kerja yang terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis, 16 Juli 2026. Insiden tersebut kini tengah diusut melalui investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang menimpa personel saat menjalankan tugas.

"TNI Angkatan Darat turut berduka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi di Gupusmu II Puspalad. Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga prajurit yang gugur dalam tugas serta mendoakan seluruh korban yang saat ini masih menjalani perawatan agar segera diberikan kesembuhan dan dapat pulih kembali seperti sediakala," katanya kepada wartawan, Kamis, 16 Juli 2026.

Berdasarkan laporan sementara, kecelakaan terjadi ketika personel sedang melaksanakan pemeriksaan dan perawatan materiil munisi di salah satu gudang penyimpanan.

Akibat insiden tersebut, satu prajurit dinyatakan gugur. Selain itu, empat personel mengalami luka berat, sedangkan dua personel lainnya menderita luka ringan.

Seluruh korban segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Satuan terkait juga langsung melaporkan kejadian tersebut sesuai prosedur yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, TNI AD mengambil sejumlah langkah penanganan, mulai dari memberikan pendampingan kepada korban beserta keluarganya, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, hingga membentuk tim investigasi khusus untuk mengungkap kronologi dan penyebab kecelakaan.

Menurut Donny, proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional, objektif, dan menyeluruh agar seluruh fakta yang terungkap dapat dipertanggungjawabkan.

"Kami juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," ujarnya.

Ia menegaskan, penanganan kasus ini dilakukan secara serius, transparan, dan akuntabel. Selain memastikan seluruh korban memperoleh penanganan terbaik, hasil investigasi nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat standar keselamatan kerja dalam setiap kegiatan pengelolaan materiil di lingkungan TNI Angkatan Darat.

TNI AD juga berkomitmen menyampaikan hasil investigasi kepada publik setelah seluruh proses pemeriksaan rampung.

Rafi Adhi/Disway

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id