Jadi Solusi Macet Jakarta-Jabar, Intip Progres Terbaru Tol Japek II Selatan Paket 2A

fin.co.id - 13/07/2026, 15:18 WIB

Jadi Solusi Macet Jakarta-Jabar, Intip Progres Terbaru Tol Japek II Selatan Paket 2A

Ringkasan :

  • Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A hampir rampung, progres mencapai 84% di akhir Juni 2026.
  • Pekerjaan utama fokus pada perkerasan jalan beton dan persiapan struktur krusial.
  • Pemasangan girder di area berisiko tinggi memerlukan koordinasi intensif demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

fin.co.id - Upaya mengurai kepadatan lalu lintas di koridor utama Jakarta–Cikampek terus menunjukkan hasil positif.

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), yang tergabung dalam Kerja Sama Operasi (KSO) WIKA-PP-KMK-HKI, dilaporkan tengah memacu penyelesaian pembangunan Proyek Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan Paket 2A. Hingga akhir Juni 2026, realisasi fisik megaproyek ini tercatat telah menyentuh angka 84 persen.

Saat ini, fokus utama di lapangan tertuju pada sejumlah pekerjaan struktural dan pengerasan jalur utama. Tim konstruksi di bawah bendera HKI sedang berkonsentrasi penuh menyelesaikan area krusial pada badan jalan utama.

"Hingga saat ini, HKI tengah mengerjakan sejumlah pekerjaan utama pada Proyek Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A. Salah satu pekerjaan mayor yang tengah menjadi fokus adalah pekerjaan perkerasan jalan beton atau rigid pavement pada area mainroad Zona 3 dan Zona 4," ungkap Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman, dalam keterangan resminya.

Tantangan Erection Girder Setinggi 28 Meter di Jalur Aktif

Selain pengecoran beton, tantangan teknis terbesar yang dihadapi tim di lapangan saat ini adalah pemasangan balok jembatan (girder).

Pasalnya, titik pemasangan ini bersinggungan langsung dengan ruas Tol Cimanggis–Cibitung (CCT) yang sudah beroperasi padat. Kondisi tersebut menuntut ketelitian tinggi karena risiko kerja yang berada di atas lalu lintas aktif.

Dari total 24 bentang girder yang direncanakan, HKI menyisakan empat bentang lagi yang harus dipasang di area Ramp 1, Ramp 3, dan Ramp 5.

Struktur paling menantang berada di Ramp 1, di mana instalasi harus dilakukan pada ketinggian ekstrem mencapai 28 meter dari permukaan tanah.

Resnu menegaskan bahwa koordinasi ketat dengan pemangku kepentingan, rekayasa lalu lintas yang matang, serta pengawasan aspek keselamatan kerja (K3) menjadi harga mati agar proses konstruksi yang berisiko tinggi ini berjalan tanpa kendala.

Solusi Baru Logistik dan Pengurai Macet Jakarta-Jabar

Jika rampung total, Tol Japek II Selatan Paket 2A diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang krusial bagi konektivitas regional.

Kehadiran tol ini tidak hanya akan memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga memangkas biaya dan waktu distribusi logistik di kawasan Jakarta, Jawa Barat, dan wilayah sekitarnya.

Sahroni
Sahroni
Penulis

Penulis senior di FIN.CO.ID dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di industri media. Spesialis dalam meliput dinamika dunia Sepak Bola dan inovasi Teknologi. Konsisten menyajikan analisis mendalam dan berita terpercaya sejak bergabung pada 2019.