Nasional . 09/07/2026, 20:33 WIB
fin.co.id — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan pelatihan 30 ribu calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan rampung pada awal Agustus 2026 sebelum ditempatkan di koperasi-koperasi yang mulai beroperasi di berbagai daerah.
Kehadiran para pengelola profesional ini diharapkan mampu membawa sistem manajemen yang akuntabel guna menghidupkan urat nadi perekonomian di tingkat desa.
Pemerintah memastikan bahwa para tenaga pengelola yang sedang menempuh diklat ini tidak akan menganggur lama. Ferry, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026 mengatakan, setelah pelatihan selesai, para manajer akan langsung ditempatkan di masing-masing koperasi untuk mendukung operasional program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Agenda strategis ini juga sempat ia paparkan di hadapan institusi pertahanan negara saat membahas pilar ekonomi nasional.
“Awal Agustus kegiatan tersebut selesai, nantinya para manajer-manajer akan ditempatkan di 30 ribuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ucapnya dalam Seminar Pasis Dikreg LV Sesko TNI TA 2026 di Gedung Serasan Sesko TNI, Bandung, Rabu (8/7).
Bukan hanya menyiapkan SDM unggul, kementerian terkait juga tengah sibuk merapikan sektor infrastruktur fisik di lapangan sebelum operasional dimulai. Selain penyiapan sumber daya manusia, Ferry mengatakan pemerintah juga akan melanjutkan proses verifikasi dan validasi bangunan koperasi sebelum dilakukan serah terima kepada pemerintah desa.
Hal ini penting agar pengelolaan fasilitas ke depan berjalan sesuai regulasi tanpa ada sengketa kepemilikan di kemudian hari. Ia mengatakan setelah pembangunan gedung koperasi selesai, pemerintah akan melakukan verifikasi dan validasi sebelum serah terima bangunan.
Pemerintah juga menegaskan batasan hak kepemilikan bangunan fisik ini sejak awal kepada publik. Menurut dia, bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih nantinya menjadi aset desa, bukan milik Kementerian Koperasi.
Skema kepemilikan ini sengaja dipilih agar masyarakat lokal memiliki rasa tanggung jawab penuh dalam merawatnya. Ia mengatakan status tersebut perlu dipahami masyarakat karena Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan lembaga ekonomi milik masyarakat desa yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian lokal.
Berdasarkan sistem pemantauan digital milik pemerintah, perkembangan fisik proyek ini di lapangan menunjukkan progres yang sangat positif. Menurut data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 9 Juli 2026, dari 35.870 titik pembangunan koperasi yang telah terverifikasi, sekitar 20 ribu unit saat ini sedang dalam pembangunan.
Sementara itu, sisa dari proyek prestisius tersebut sudah memasuki tahap final dan siap pakai. "Sementara itu, sekitar 15.500 Kopdes Merah Putih telah rampung 100 persen."
Ferry menjelaskan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas nasional yang diarahkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sekaligus mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan melalui penguatan ekonomi berbasis koperasi.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id