Kesehatan . 06/07/2026, 08:15 WIB
fin.co.id - Musim kemarau identik dengan cuaca panas. Namun, kondisi saat ini justru berbeda. Hujan masih kerap turun di sejumlah wilayah meski sudah memasuki musim kemarau. Perubahan cuaca yang tidak menentu ini membuat tubuh harus beradaptasi lebih keras sehingga daya tahan tubuh lebih mudah menurun.
Ketika panas terik berganti hujan dalam waktu singkat, risiko berbagai penyakit pun meningkat. Selain menjaga pola hidup sehat, masyarakat juga perlu memahami penyakit yang paling sering muncul selama kondisi cuaca seperti ini agar dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini.
Berikut beberapa penyakit yang paling mudah muncul saat musim kemarau masih disertai hujan, lengkap dengan langkah pencegahannya.
Cuaca panas yang diselingi hujan menciptakan banyak genangan air. Kondisi tersebut menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti yang membawa risiko penularan demam berdarah (DBD).
Untuk mengurangi risiko, terapkan metode 3M Plus dengan menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan mengubur barang bekas yang dapat menampung air. Lengkapi juga dengan penggunaan kelambu atau lotion antinyamuk.
Udara yang kering membuat debu lebih mudah beterbangan. Sementara itu, sisa air hujan juga dapat memicu infeksi atau reaksi alergi sehingga mata menjadi merah, gatal, atau terasa perih.
Jangan mengucek mata menggunakan tangan yang kotor karena dapat memperparah iritasi. Jika keluhan masih ringan, kompres mata dengan air dingin atau gunakan obat tetes mata yang dijual bebas.
Hujan yang masih sering turun saat musim kemarau dapat memengaruhi kebersihan lingkungan. Kondisi ini meningkatkan risiko penyebaran bakteri penyebab diare apabila kebersihan diri tidak terjaga.
Biasakan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas. Selain itu, pastikan air yang diminum sudah dimasak hingga matang agar tetap aman dikonsumsi.
Tifus juga menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai ketika sanitasi lingkungan kurang baik selama masa pancaroba. Risiko penyakit ini meningkat apabila kebersihan makanan dan peralatan makan diabaikan.
Karena itu, selalu perhatikan kebersihan makanan yang dikonsumsi dan pastikan alat makan dalam kondisi bersih sebelum digunakan. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id