Nasional . 26/06/2026, 20:34 WIB

BGN Lanjutkan Efisiensi Anggaran, Menkeu Pastikan Gizi Menu MBG Tidak Berkurang

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.idBadan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan kelanjutan efisiensi anggaran untuk program kerja penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Rencana pemangkasan dana operasional ini datang langsung dari Kepala BGN, Nanik S Deyang, saat menemui Menkeu di Kantor Kementerian Keuangan pada Kamis, 25 Juni 2026.

Walaupun pemerintah belum mengumumkan secara gamblang nominal pasti yang akan dipotong, Purbaya membocorkan bahwa nilai penghematan kali ini bakal cukup signifikan.

“Kemarin saya ketemu kepala BGN. Sudah ke sini dia melaporkan bahwa akan ada penghematan lebih lanjut dari program BGN. Saya pikir cukup signifikan, tapi nanti biar kepala BGN yang mengumumkan,” ungkap Purbaya, Jumat, 26 Juni 2026.

Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis Dijamin Tidak Berubah

Mendengar kata "penghematan", Sobat mungkin langsung khawatir apakah porsi atau kualitas makanan untuk anak-anak kita bakal merosot? Tenang saja, Menkeu Purbaya memberikan jaminan kuat bahwa langkah efisiensi anggaran Badan Gizi Nasional tersebut sama sekali tidak akan memengaruhi porsi maupun komposisi menu program MBG.

Pemerintah justru mendesain pemangkasan ini agar tata kelola internal menjadi lebih bersih dan tepat sasaran, tanpa mengorbankan gizi para penerima manfaat.

“Tidak (berubah), tetap. Jadi justru dipastikan makanannya tetap bergizi. Nanti deh, saya bukan ahli gizi. Yang jelas SDM-nya diperbaikin. Kalau enggak salah mereka akan meng-hire lebih banyak ahli gizi di situ,” jelas Purbaya dengan optimis.

Langkah merekrut lebih banyak tenaga ahli gizi ini menjadi bukti bahwa fokus utama BGN adalah mendongkrak mutu pelayanan dan memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola program.

Kemenkeu Turun Tangan Atasi Kendala Pengawasan di Daerah

Dalam diskusi hangat antara Menkeu dan Kepala BGN, terungkap pula sejumlah tantangan nyata di lapangan. Nanik S Deyang melaporkan adanya kendala yang dihadapi BGN dalam pelaksanaan program MBG, terutama yang berkaitan dengan fungsi pengawasan di berbagai daerah.

Merespons masalah tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak tinggal diam. Purbaya menyatakan kesiapan jajarannya yang tersebar di daerah untuk turun langsung membantu memantau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Saya bilang begini, kalau begitu ya udah. Yang nguasain di daerah-daerah biar aja Kementerian Keuangan. Nanti orang-orang saya di daerah akan monitor SPBG secara berkala. Jadi saya punya alat dan saya bisa kontrol ke anggarannya. Mereka setuju,” tegas Purbaya.

Dukungan Penuh demi Keberlanjutan Program Nasional

Sebagai informasi pelengkap bagi Sobat sekalian, pemerintah sebenarnya telah memangkas pagu program MBG pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2026.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id