Wani 2727

fin.co.id - 24/06/2026, 06:09 WIB

Wani 2727

Peserta kunjungan berfoto bersama jajaran Halo BCA di depan gedung Halo BCA Semarang usai mengikuti rangkaian sharing session mengenai layanan pelanggan dan transformasi contact center.--

Pertanyaan di wawancara itu pun bagi Wani yang sederhana saja: disuruh bercerita tentang kehidupan keluarga calon karyawan. Dari situ bisa diketahui apakah mereka dari keluarga berpikir positif atau keluarga yang menderita batin.

"Saya pilih calon karyawan yang datang dari keluarga bahagia, berpikir positif, dan optimistis," kata Wani. Dia ambil contoh ekstrem dan lucu.

Ketika diminta bercerita tentang keluarga ada calon karyawan justru minta izin: bolehkah bercerita tentang ayahnya yang beristri lima. Tentu boleh. Si anak ternyata menceritakannya dengan penuh tawa dan lucu. Bukan tentang perang bharatayuddha di keluarga itu. Yang seperti itu menandakan sikap berpikir si anak yang positif.

Tentu semua itu harus dicocokkan dengan isi medsos mereka. Dari postingan di medsos kejiwaan dan karakter seseorang juga bisa dilihat. Termasuk cara berpikirnya: positif atau negatif.

Sayang, kepala Badan Gizi Nasional yang baru, Nanik S. Deyang, tidak ikut mendengar penampilan Wani Sabu di Halo BCA Semarang. Kalau saja dia ikut pasti Deyang akan langsung berhenti menangis-nangis. Dia akan bisa marah-marah sambil 2-7-2-7. (Dahlan Iskan)

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca