Pertandingan terakhir berlangsung pada 2012 ketika Spanyol menghajar Arab Saudi lima gol tanpa balas.
Rekor tersebut tentu menjadi modal psikologis bagi Spanyol. Namun, performa Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa mereka bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata.
Pelatih Spanyol Tak Panik Hadapi Kritik
Jelang pertandingan penting ini, Luis de la Fuente memilih tetap tenang meski timnya mendapat sorotan setelah hasil imbang pada laga pembuka.
Menurutnya, para pemain akan menunjukkan kualitas sebenarnya seiring berjalannya turnamen.
"Kita tidak perlu khawatir. Mereka akan ada di sana saat kita membutuhkan mereka. Pada hari Minggu, mereka akan mendapatkan lebih banyak menit bermain. Di pertandingan ketiga melawan Uruguay, mereka akan lebih baik lagi," jelas De la Fuente.
Di kubu lawan, pelatih Arab Saudi Georgios Donis mengakui timnya akan menghadapi ujian berat. Namun, ia memastikan anak asuhnya siap bertarung habis-habisan demi menjaga peluang lolos.
"Kami akan menatap pertandingan menghadapi Spanyol dengan segala yang kami punya karena hasilnya akan menentukan apakah kami bisa melangkah ke ronde selanjutnya atau tidak," tegas Donis.
Prediksi Jalannya Laga
Di atas kertas, Spanyol tetap lebih diunggulkan berkat kualitas individu, pengalaman, dan kedalaman skuad yang dimiliki. Namun Arab Saudi telah membuktikan bahwa mereka mampu menyulitkan tim-tim besar.
Baca Juga
Jika lini tengah Spanyol yang dikomandoi Rodri dan Pedri mampu mengendalikan permainan, peluang La Roja untuk meraih kemenangan terbuka lebar. Sebaliknya, Arab Saudi kemungkinan akan mengandalkan serangan balik cepat melalui Salem Aldawsari dan rekan-rekannya.
Pertandingan ini diperkirakan berlangsung ketat, tetapi Spanyol tetap memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiga poin perdana mereka di Grup H.