Nasional . 09/06/2026, 19:14 WIB

Rugi Milyaran! Investor Dapur MBG Ngamuk di Kantor BGN, Teriak: Kami Orang Prabowo, Mana Tanggung Jawab Negara?

Penulis : Derry Sutardi
Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Gelombang protes dari para investor proyek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin memanas.

Sejumlah pengusaha yang mengaku telah menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk pembangunan dapur MBG meluapkan kekecewaan mereka di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) setelah proyek yang mereka biayai belum juga mendapatkan kejelasan operasional.

Aksi protes tersebut bahkan nyaris berujung ricuh. Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak sejumlah investor terlibat adu argumen dengan petugas keamanan di lobi kantor.

Mereka menuntut kepastian nasib dapur-dapur MBG yang telah selesai dibangun sejak berbulan-bulan lalu namun belum beroperasi secara optimal.

Salah satu investor yang hadir terlihat menggunakan kruk penyangga kaki sambil menyampaikan keluhannya di hadapan petugas keamanan.

Dengan nada emosional, ia mengungkapkan bahwa banyak investor daerah, khususnya di wilayah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T), telah mengeluarkan modal besar demi mendukung program pemerintah.

"Selama tujuh bulan kami membangun dapur dengan biaya miliaran rupiah, tetapi sampai sekarang tidak ada kejelasan. Kami butuh negara hadir," ujarnya.

Para investor mengaku semakin khawatir setelah mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, bersama dua mantan wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, ditahan oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

Mereka mempertanyakan keberlanjutan proyek yang sebelumnya dijalankan di bawah kepemimpinan manajemen lama. Menurut para investor, pergantian pimpinan jangan sampai membuat komitmen yang sudah dijanjikan kepada mitra di daerah menjadi terbengkalai.

Dalam aksi tersebut, para investor juga meminta perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar persoalan yang mereka hadapi segera mendapatkan solusi.

Terungkap Dugaan Dana Talangan Rp218 Miliar

Di balik kericuhan tersebut, muncul pengakuan mengejutkan dari seorang pengusaha asal Sukabumi bernama Mujazin. Ia mengaku telah mengeluarkan dana hingga Rp218 miliar untuk mendukung proyek dapur MBG perintis.

Melalui kuasa hukumnya, Ahmad Yazdi, Mujazin mengklaim memiliki Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada 2 September 2025. Dalam dokumen tersebut disebutkan adanya rencana pengalihan hak pengelolaan 97 titik dapur MBG kepada pihak investor.

Menurut Ahmad, kliennya telah menyerahkan dana dalam berbagai bentuk, mulai dari transfer, pembayaran tunai, hingga jaminan cek bernilai besar. Namun hingga kini hak pengelolaan yang dijanjikan tidak pernah terealisasi.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id