Langkah Bank Indonesia Memperkuat Pasar Domestik
Dari dalam negeri, otoritas keuangan tidak tinggal diam menghadapi gejolak ini. Dalam konferensi pers pada Sabtu (6/6), Bank Indonesia (BI) dan pemerintah menegaskan fokus kebijakan saat ini adalah meningkatkan daya tarik aset keuangan domestik. Pemerintah akan menawarkan imbal hasil yang lebih kompetitif pada instrumen seperti SBN dan SRBI untuk menarik kembali dana asing.
Selain itu, pemerintah bersama BI berkomitmen menjaga kecukupan likuiditas perbankan melalui pengelolaan kas pemerintah di BI, dengan harapan dapat memperkuat Rupiah dan meredam tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia.
Kondisi Bursa Global dan Regional Pagi Ini
Anjloknya IHSG sejalan dengan tren negatif yang melanda bursa saham dunia. Pada perdagangan Jumat (5/6) pekan kemarin, bursa saham Eropa mayoritas melemah:
- Euro Stoxx 50 melemah 0,68 persen
- Indeks DAX Jerman melemah 0,75 persen
- Indeks CAC 40 Prancis melemah 0,32 persen
- Indeks FTSE 100 Inggris (menguat tipis 0,07 persen)
Sementara itu, bursa AS Wall Street kompak bertumbangan pada Jumat (05/06). Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 1,35 persen, indeks S&P 500 melorot 2,64 persen, dan indeks Nasdaq Composite jatuh hingga 4,77 persen.
Kondisi serupa menular ke bursa saham regional Asia pagi ini. Indeks Nikkei melemah 3,94 persen ke level 63.967,00, indeks Shanghai menyusut 1,00 persen ke 3.987,40, indeks Hang Seng terpangkas 1,26 persen ke 24.646,00, dan indeks Strait Times melemah 1,44 persen ke posisi 4.977,78.