Nasional . 26/05/2026, 21:57 WIB
fin.co.id - Kabar gembira bagi para lulusan baru yang sedang mencari peluang mengembangkan keahlian profesional di dunia kerja. Pemerintah secara resmi menyetujui penambahan kuota peserta program Magang Nasional 2026 menjadi sebanyak 150 ribu orang untuk tahun ini.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan bahwa Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah memberikan lampu hijau terkait angka tersebut. Kabar ini tentu menjadi angin segar yang membuka jalan lebih lebar bagi generasi muda untuk masuk ke industri formal.
“Alhamdulillah tadi juga saya umumkan, tadi kita sudah rapat di Kantor Kemenko (Perekonomian) dengan Menteri Keuangan, dengan Deputi Mensesneg, alhamdulillah arahan Pak Presiden (Prabowo Subianto) untuk tahun 2026 kita sudah bisa siapkan pelaksanaan Magang (Nasional) untuk sebanyak 150 ribu orang,” kata Menaker dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.
Jumlah kuota tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Jika kita membandingkannya dengan pelaksanaan Magang Nasional tahun lalu, pemerintah saat itu hanya menyediakan alokasi untuk 100 ribu peserta saja.
Selain menetapkan jumlah bangku yang lebih banyak, Menaker Yassierli menambahkan bahwa pemerintah juga telah menyetujui anggaran untuk menyokong program besar ini. Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan tengah bergerak cepat untuk merampungkan rangkaian kegiatan (timeline) bagi para lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi yang berminat ikut serta.
Pihak kementerian akan membagi pelaksanaan program ke dalam beberapa gelombang. Langkah awal akan berfokus pada pemenuhan kuota tahap pertama yang membuka peluang bagi puluhan ribu pendaftar.
“Kami segera siapkan timeline mulai dari pendaftaran perusahaan, pendaftaran peserta angkatan kedua (Magang Nasional 2026) Batch I segera akan kita luncurkan buat 50 ribu orang,” kata Menaker Yassierli.
Bagaimana cara mendaftar dan mengikuti program ini? Menaker Yassierli memaparkan bahwa proses awal akan mengedepankan koordinasi yang erat antara pihak pemerintah dengan berbagai perusahaan mitra.
Nantinya, korporasi yang bekerja sama akan mengunggah lowongan-lowongan posisi magang yang tersedia. Setelah itu, para pemburu kerja bisa memilih posisi yang paling sesuai dengan latar belakang pendidikan atau minat mereka. Proses penyaringan pun akan memanfaatkan sistem digital agar lebih transparan dan menjangkau lebih banyak pelamar.
“Dan kemudian kita berikan kesempatan seleksi secara administratif atau online dari perusahaan, baru kemudian kita bisa jalan,” ujar dia.
Bagi Anda yang sudah tidak sabar untuk mendaftar, catat bulan penting ini. Menaker menargetkan gelombang pertama dari rangkaian Magang Nasional tahun ini bisa mulai beroperasi pada pertengahan tahun. Program ini menyasar anak muda yang baru saja menyelesaikan masa studinya di bangku kuliah.
“Insya Allah, Juli kita bisa jalan ya, untuk batch pertama angkatan kedua kita (Magang Nasional) 2026 dengan target 50 ribu orang. Semoga ini menjadi satu kabar baik buat para fresh graduate lulusan satu tahun terakhir,” kata Menaker Yassierli.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id