MEGAPOLITAN . 05/05/2026, 10:57 WIB

Inflasi Kota Tangerang Turun ke 1,54 Persen! Pemkot Klaim Stabilitas Ekonomi Makin Terjaga

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id - Pemerintah Kota Tangerang menunjukkan sinyal kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Terbaru, angka inflasi berhasil ditekan hingga 1,54 persen pada April 2026. Capaian ini menjadi yang terendah sepanjang tahun berjalan dan memperkuat tren penurunan inflasi dalam beberapa bulan terakhir.

Tren Inflasi Terus Melandai

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono menjelaskan bahwa penurunan ini bukan terjadi secara tiba-tiba. Data dari :contentReference[oaicite:1]{index=1} (BPS) Kota Tangerang mencatat tren inflasi terus melandai sejak awal tahun.

Pada Januari, inflasi berada di angka 3,52 persen. Angka ini sempat naik pada Februari menjadi 4,64 persen, lalu turun ke 3,01 persen pada Maret, hingga akhirnya menyentuh 1,54 persen di April. Penurunan bertahap ini menunjukkan pengendalian harga berjalan konsisten.

Indeks Harga Konsumen dan Deflasi Bulanan

Selain inflasi tahunan yang menurun, indikator lain juga menguatkan kondisi tersebut. Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Tangerang tercatat sebesar 109,74. Sementara itu, inflasi bulanan (month to month) justru mengalami deflasi sebesar -0,11 persen.

Kondisi ini menandakan harga sejumlah komoditas mulai terkendali, bahkan cenderung turun dalam jangka pendek. Hal tersebut menjadi sinyal positif bagi daya beli masyarakat.

Terendah di Provinsi Banten

Tak hanya membaik secara internal, capaian Kota Tangerang juga menonjol dibandingkan wilayah lain. Inflasi 1,54 persen tercatat sebagai yang terendah di Provinsi Banten. Sebagai pembanding, inflasi tingkat provinsi masih berada di angka 2,14 persen.

Performa ini memperlihatkan efektivitas kebijakan pengendalian harga yang dijalankan Pemkot Tangerang dibandingkan daerah lain di sekitarnya.

Komoditas Penyumbang Inflasi Masih Terpantau

Meski inflasi menurun, beberapa komoditas masih memberi tekanan. Sektor transportasi, khususnya angkutan udara, mencatat inflasi cukup tinggi hingga 14,55 persen. Sementara itu, dari kelompok pangan, cabai merah menyumbang inflasi sebesar 10,26 persen dan minyak goreng 3,98 persen.

Data ini menunjukkan bahwa fluktuasi harga masih terjadi pada komoditas tertentu, terutama yang sensitif terhadap distribusi dan permintaan musiman.

Strategi Jelang Iduladha

Pemkot Tangerang tidak tinggal diam menghadapi potensi kenaikan harga. Menjelang Hari Raya Iduladha, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi. Salah satunya melalui operasi pasar untuk menjaga ketersediaan pasokan dan menekan lonjakan harga.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id