Vivo Y600 Pro Meluncur dengan Baterai 10.200 mAh, Harga Terjangkau!

fin.co.id - 28/04/2026, 13:12 WIB

Vivo Y600 Pro Meluncur dengan Baterai 10.200 mAh, Harga Terjangkau!

Vivo Y600 Pro Meluncur dengan Baterai 10.200 mAh

Daya tarik utama yang membuat Vivo Y600 Pro unggul telak dari kompetitornya adalah baterai semi-solid-state berkapasitas 10.200 mAh.

Teknologi sel baterai terbaru ini memungkinkan perangkat tetap bekerja normal pada suhu ekstrem dingin -20°C hingga panas 40°C.

Meski kapasitasnya sangat besar, pengisian daya tidak memakan waktu lama berkat dukungan 80W wired fast charging yang mampu mengisi baterai hingga penuh hanya dalam waktu sekitar 80 menit.

Durabilitas Kelas Tinggi dan Kamera Jernih

Sisi ketahanan fisik dipertegas dengan sertifikasi ganda IP68 dan IP69, yang berarti ponsel ini tidak hanya tahan tenggelam, tetapi juga tahan terhadap semprotan air panas bertekanan tinggi.

Di sektor fotografi, sensor kamera utama 50MP dengan dukungan EIS siap mengabadikan momen dalam berbagai kondisi, mulai dari potret hingga mode malam.

Menariknya, layar ponsel ini juga mendukung pengoperasian dengan tangan basah (wet-hand operation), fitur kecil yang sangat berguna di situasi darurat.

Harga dan Pilihan Varian

Ditawarkan dalam empat varian warna yang menawan seperti Floating Gold dan Starry Purple, harga Vivo Y600 Pro cukup bervariasi tergantung pada konfigurasi memorinya:

  • 8GB + 128GB: 2.099 Yuan (Sekitar Rp4,8 Juta)
  • 12GB + 256GB: 2.599 Yuan (Sekitar Rp6 Juta)
  • 12GB + 512GB: 2.899 Yuan (Sekitar Rp6,7 Juta)

Ponsel ini dijadwalkan akan mulai dijual secara bebas pada 5 Mei mendatang di pasar China, menjadikannya standar baru bagi perangkat yang mengedepankan performa baterai dan ketahanan jangka panjang hingga enam tahun pemakaian.

Sahroni
Sahroni
Penulis

Penulis senior di FIN.CO.ID dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di industri media. Spesialis dalam meliput dinamika dunia Sepak Bola dan inovasi Teknologi. Konsisten menyajikan analisis mendalam dan berita terpercaya sejak bergabung pada 2019.