Fin.co.id - Ajang sepak bola terbesar dunia, Piala Dunia 2026, kini tinggal menghitung minggu. Turnamen bersejarah ini akan menjadi edisi pertama dengan 48 negara peserta, sekaligus menghadirkan format baru yang lebih kompetitif.
Seluruh slot peserta telah resmi terisi. Dua tim terakhir, yakni Irak dan Republik Demokratik Kongo, memastikan tiket melalui jalur play-off antarkonfederasi.
Namun di balik euforia, kabar mengejutkan datang dari Italia yang kembali gagal lolos—untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Diselenggarakan di tiga negara tuan rumah sekaligus—Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada—ajang ini menjanjikan atmosfer persaingan paling sengit yang pernah ada.
Seluruh slot putaran final kini telah resmi tersegel. Irak dan Republik Demokratik Kongo menjadi dua negara terakhir yang memastikan diri terbang ke Amerika Utara setelah memenangkan drama di babak play-off interkonfederasi.
Namun, pil pahit kembali harus ditelan oleh raksasa Eropa, Italia, yang dipastikan absen untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Debutan Bersejarah & Kembalinya Tim Legendaris
Edisi 2026 menjadi panggung bagi wajah-wajah baru. Uzbekistan dan Yordania sukses mencatatkan tinta emas dengan melakukan debut perdana mereka di putaran final Piala Dunia.
Kehadiran mereka membuktikan peta kekuatan sepak bola Asia kian merata dan patut diwaspadai.
Kabar gembira juga datang dari Turki yang akhirnya menyapa kembali panggung dunia setelah absen selama 24 tahun sejak prestasi gemilang mereka di tahun 2002.
Sementara itu, keberhasilan Irak menyingkirkan Bolivia serta gol krusial Axel Tuanzebe untuk RD Kongo saat mendepak Jamaika menjadi drama yang paling dikenang dalam fase kualifikasi terakhir.
Baca Juga
Tragedi Italia & Persiapan Menuju 11 Juni 2026
Di balik kemeriahan tim debutan, duka mendalam menyelimuti publik Italia. Meski menyandang status juara dunia empat kali, Gli Azzurri harus mengubur mimpi mereka setelah takluk dari Bosnia-Herzegovina melalui adu penalti di final play-off zona Eropa.
Absennya Italia menjadi anomali besar di tengah bertambahnya kuota peserta menjadi 48 tim.
Kini, hanya tersisa waktu 10 minggu sebelum kick-off perdana dilakukan pada 11 Juni 2026. Para kontestan sedang mematangkan strategi untuk memperebutkan trofi paling bergengsi di muka bumi.