News . 02/02/2026, 20:34 WIB

KEUTAMAAN Malam Nisfu Sya’ban: Waktu Dikabulkannya Doa!

Penulis : Rizal Husen
Editor : Rizal Husen

Sebagian ulama memang menilai sebagian hadits tentang Nisfu Sya’ban berstatus dhaif (lemah). Namun, menurut kaidah yang dianut mayoritas ulama Ahlussunnah wal Jama’ah, hadits dhaif boleh diamalkan dalam konteks fadhail a’mal (keutamaan amal).

Artinya, hadits dhaif tidak digunakan untuk menetapkan hukum halal-haram, tetapi boleh menjadi dasar untuk anjuran ibadah sunnah selama tidak bertentangan dengan prinsip syariat. 

Karena itu, menghidupkan malam Nisfu Sya’ban dengan ibadah tidak termasuk perbuatan terlarang.

B entuk Amalan yang Dianjurkan 

Ulama tidak mewajibkan bentuk ibadah tertentu. Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain: 

  • Shalat sunnah (sendiri atau berjamaah) 
  • Memperbanyak dzikir dan istighfar 
  • Membaca Al-Qur’an
  • Berdoa memohon ampunan dan kebaikan hidup
  • Memperbaiki hubungan dan menghindari permusuhan

Malam Nisfu Sya’ban dapat dijadikan momentum muhasabah diri sebelum memasuki Ramadhan. Di malam ini, umat Islam dianjurkan untuk

  • Membersihkan hati dari dendam
  • Memperbaiki niat ibadah
  • Memohon ampunan atas dosa masa lalu 

Menghidupkan malam Nisfu Sya’ban dengan ibadah adalah amalan yang dibolehkan dan dianjurkan, selama dilakukan dengan niat yang benar dan tanpa keyakinan yang menyimpang

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id