Nasional . 29/01/2026, 17:29 WIB

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 18 Februari, Pemerintah: Tunggu Sidang Isbat 17 Februari

Penulis : Gatot Wahyu
Editor : Gatot Wahyu

Kemenag mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi pemerintah terkait awal Ramadan 1447 H. Keputusan Sidang Isbat akan menjadi rujukan nasional guna menjaga kebersamaan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.

Rukyatul Hilal Berpeluang Digelar di IKN

Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat, menambahkan bahwa pihaknya akan menurunkan para ahli ke sejumlah lokasi strategis untuk melakukan rukyatul hilal, termasuk lokasi observasi yang memiliki potensi visibilitas bulan terbaik.

“Jika memungkinkan, tahun ini Masjid Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah diresmikan akan dijadikan salah satu lokasi rukyatul hilal,” ungkap Arsad.

Selain itu, Kemenag juga berencana menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) sebagai dasar hukum pelaksanaan Sidang Isbat. PMA ini diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan publik terkait mekanisme dan legalitas Sidang Isbat.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026.

Penetapan ini didasarkan pada metode hisab hakiki yang berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Berdasarkan perhitungan astronomi, ijtimak menjelang Ramadan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12.01.09 UTC.

Namun, pada saat matahari terbenam, kriteria visibilitas hilal belum memenuhi Parameter Kalender Global, sehingga Muhammadiyah menetapkan awal puasa pada keesokan harinya.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id