Kesehatan . 27/01/2026, 16:06 WIB
Gejala dan Faktor Risiko Virus Nipah
Kemenkes mengingatkan tenaga kesehatan untuk waspada terhadap pasien yang menunjukkan gejala demam, batuk, pilek, sesak napas, muntah, penurunan kesadaran, hingga kejang, terutama jika memiliki salah satu faktor risiko berikut:
Riwayat perjalanan ke India atau negara terjangkit dalam 14 hari terakhir
Kontak dengan hewan yang terinfeksi
Konsumsi nira atau aren mentah
Mengonsumsi buah yang terkontaminasi gigitan kelelawar
Sebagai langkah pencegahan, Kemenkes RI mengimbau masyarakat untuk:
Tidak mengonsumsi buah yang terdapat bekas gigitan kelelawar
Mencuci dan mengupas buah sebelum dikonsumsi
Menghindari kontak langsung dengan hewan yang berpotensi terinfeksi
Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti cuci tangan, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan olahraga rutin
Mengikuti protokol kesehatan setempat bagi yang bepergian ke India atau negara terjangkit
Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala dalam 14 hari setelah kembali dari luar negeri
Bandara Soekarno-Hatta Perketat Pengawasan
Sementara itu, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta turut meningkatkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan udara dari luar negeri.
Kepala BBKK Bandara Soetta Naning Nugrahini menjelaskan bahwa sistem deklarasi kesehatan telah diterapkan secara ketat.
“Pelaku perjalanan diminta mengisi status kesehatan sebelum tiba di Indonesia. Dari situ kami dapat memetakan profil kesehatan setiap penerbangan,” ujarnya di Tangerang, Selasa.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id