Internasional . 22/01/2026, 21:09 WIB
Keikutsertaan Presiden Prabowo Subianto dalam forum ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap langkah transisi di Gaza berjalan sesuai koridor yang benar.
Yakni, mengacu pada prinsip solusi dua negara atau *two-state solution*.
Indonesia bertekad memastikan bahwa kesepakatan yang tercipta tidak menjadi pengaturan permanen yang justru mengabaikan hak-hak dasar rakyat Palestina.
Pemerintah Indonesia akan memanfaatkan posisi strategisnya di dalam Dewan Perdamaian.
Tujuannya adalah untuk terus menyuarakan empat poin krusial yang menjadi harga mati dalam politik luar negeri Indonesia.
Poin-poin tersebut mencakup penghentian kekerasan secara total, perlindungan maksimal bagi warga sipil, pembukaan akses seluas-luasnya bagi bantuan kemanusiaan, serta pemulihan tata kelola sipil bagi bangsa Palestina.
Ini adalah misi kemanusiaan yang tak bisa ditawar lagi.
Penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian di Davos 2026 ini jelas memberikan harapan baru.
Harapan ini tertuju pada stabilitas keamanan global yang selama ini kerap terancam.
Dengan keterlibatan kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan peran aktif negara-negara seperti Indonesia dan Hungaria, Dewan Perdamaian diharapkan dapat bergerak lebih cepat.
Percepatan ini dinilai lebih efisien dibandingkan birokrasi tradisional dalam penyelesaian konflik bersenjata.
Kini, dunia menantikan langkah konkret pertama dari dewan ini.
Akankah "api kecil" di Gaza benar-benar padam dalam waktu dekat?
Satu hal yang pasti, posisi Indonesia kini semakin diperhitungkan sebagai pemain kunci.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id