Nasional . 16/01/2026, 19:12 WIB
fin.co.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membocorkan kabar terbaru mengenai pemulihan infrastruktur pascabencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Menteri PU Dody Hanggodo memberikan sinyal kuat bahwa proses pemulihan total infrastruktur pascabencana di tiga provinsi Sumatera akan memakan waktu lebih lama dari perkiraan awal.
Pemerintah tengah merancang strategi jangka menengah yang realistis untuk memperbaiki kerusakan parah akibat banjir dan longsor.
Meskipun ada opsi pemulihan dalam dua tahun, proposal resmi yang diajukan ke Bappenas mencantumkan rentang waktu hingga tiga tahun.
Alasan utama lamanya proses ini adalah kompleksitas teknis penanganan infrastruktur yang rusak berat.
"Paling cepat (pulih) 2 tahun. Itu paling cepat. Tapi di dalam proposal rencana kita ke Bappenas, kita bikin 3 tahun," tegas Menteri Dody dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (16/1/2026).
Ia menambahkan, "Jadi ada beberapa pekerjaan fisik yang memang tidak bisa cepat (selesai)."
Beberapa proyek fisik berskala besar menjadi kunci mengapa pemulihan membutuhkan waktu bertahap.
Menteri Dody menyoroti pentingnya pembangunan sabo dam dan cekdam untuk mitigasi bencana susulan.
Konstruksi sabo dam dan cekdam ini memerlukan perencanaan dan pengerjaan yang matang untuk memastikan efektivitasnya.
Selain itu, penanganan ruas jalan nasional Tarutung-Sibolga juga menjadi prioritas dengan estimasi pengerjaan satu hingga dua tahun.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id