Ruang Cerita . 27/12/2025, 17:06 WIB
Di titik ini, saya sadar. Nego bukan soal menang atau kalah, tapi soal menjaga harga diri. Akhirnya, kami sepakat di Rp250 ribu.
Anak senang, penjual senyum, dompet saya pasrah.
Yang membuat transaksi ini terasa berharga bukan hanya ikannya, tapi nasihat gratis dari Pak Mawi. Ia dengan serius menjelaskan cara merawat koi yang baru dibeli.
“Jangan langsung diceburin, Pak. Karantina dulu seminggu.”
Menurutnya, ikan baru sering membawa kotoran dan virus yang bisa berbahaya bagi ikan lama di kolam.
“Biasanya ikan yang lama di kolam suka mati, karena ikan baru bawa virus.”
Saya manggut-manggut. Ilmu ini penting, apalagi kolam ikan di rumah ukurannya 80 cm x 300 cm, cukup mungil, tapi penuh harapan.
Kami akhirnya membawa pulang koi silver putih dan kuning, lumayan untuk menambah koleksi dan kebahagiaan kecil di rumah.
Tak terasa, waktu sudah sore. Energi mulai menipis, terutama dari Nezar.
“Ayah… capee. Pulang aja.”
Maklum, sejak pagi sudah jalan jauh, ditambah panas, ramai, dan hiruk-pikuk pasar.
Akhirnya kami memutuskan pulang, membawa pulang plastik berisi koi dan cerita seru hari itu.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id