fin.co.id – Kabar panas datang dari sektor kesehatan dan konstruksi! PT Hutama Karya (Persero) (HK) baru saja menggebrak dengan menandatangani kontrak pekerjaan Konstruksi Fisik Gedung Central Medical Unit (CMU) RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Ini bukan sekadar proyek bangunan biasa, melainkan langkah strategis yang didorong oleh kebutuhan mendesak untuk memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan rujukan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan wilayah sekitarnya.
Penandatanganan kontrak yang sarat makna ini berlangsung khidmat pada Kamis, 27 November 2025, di Ruang Bulat Gedung Administrasi Pusat RSUD dr Sardjito. Acara ini menjadi bukti nyata kolaborasi solid antara pemerintah, BUMN, dan manajemen rumah sakit. Hadir dalam momen krusial ini, jajaran direksi RS Sardjito, perwakilan BPKP, Kejaksaan Tinggi, serta Direktur Operasi II Hutama Karya, Gunadi, bersama Kuasa KSO Hutama–Wika, Nyoman Endi Mahendra.
Proyek ambisius ini akan berdiri gagah di kawasan RSUP Dr. Sardjito, Sleman. HK merencanakan bangunan tersebut menjulang setinggi 2 lantai basement dan 14 lantai utama—total 16 tingkat! Target penyelesaian proyek sudah ditetapkan: akhir tahun 2027.
Teknologi BIM dan CDE: Jaminan Kualitas Kelas Dunia dari HK
Hutama Karya memastikan proyek ini tidak dikerjakan secara konvensional. Sebagai perusahaan infrastruktur terkemuka, HK membawa bekal teknologi konstruksi terbaik. Mereka akan menerapkan Building Information Modeling (BIM) berbasis ISO 19650.
BIM bukan sekadar gambar 3D, tapi manajemen informasi terpadu yang menjamin presisi, efisiensi, dan akuntabilitas proyek sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Termasuk di dalamnya adalah penyusunan BIM Execution Plan (BEP) dan pengelolaan dokumen konstruksi melalui Common Data Environment (CDE). Teknologi ini memberikan jaminan bahwa Gedung CMU RS Sardjito akan memenuhi standar kualitas kelas dunia.
Central Medical Unit: Pusat Layanan Kritis Terintegrasi yang Bikin FOMO!
Mengapa Gedung CMU ini begitu penting dan menarik perhatian? Karena bangunan ini dirancang sebagai pusat layanan terpadu yang siap menangani kondisi paling kritis.
Gedung berkapasitas total 52.611 m² ini akan menampung lebih dari 250 bed layanan kritis. Bayangkan, seluruh unit penting terkumpul di sini: ICU, HCU, ruang observasi, hingga unit resusitasi—semuanya dirancang untuk kecepatan respons.
Bagi yang butuh layanan bedah, CMU akan menjadi surga medis. Fasilitas ini diperkuat dengan:
- 21 Ruang Operasi Mayor
- 6 Ruang Operasi Minor
Seluruh ruang operasi ini terintegrasi penuh dengan area pre-operasi dan post-operasi, memotong alur birokrasi dan waktu tunggu pasien.
Laboratorium dan Diagnostik Super Lengkap di Bawah Satu Atap
Kualitas layanan rujukan tak lepas dari kemampuan diagnostik. CMU memastikan hal ini dengan dilengkapi layanan radiologi canggih seperti CT-Scan, MRI, X-Ray, dan fluoroskopi.
Baca Juga
Selain itu, gedung ini akan menaungi laboratorium terpadu, mencakup Lab UPTD, Lab Terpadu, Lab BGSi, dan fasilitas patologi anatomi serta molekuler. Penataan semua fungsi pelayanan vital ini dalam stacking vertikal 14 lantai bertujuan tunggal: mempercepat alur layanan pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan rujukan nasional di RSUP Dr. Sardjito.