Tangis Irfan Hakim Pecah di Lapas Karawang, Ini Penyebabnya

fin.co.id - 23/07/2026, 10:57 WIB

Tangis Irfan Hakim Pecah di Lapas Karawang, Ini Penyebabnya

Kunjungan artis sekaligus presenter Irfan Hakim ke LASKAR Farm atau Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Karawang berubah menjadi pengalaman emosional yang membekas. Foto: tangkapan layar

fin.co.id - Kunjungan artis sekaligus presenter Irfan Hakim ke LASKAR Farm atau Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Karawang berubah menjadi pengalaman emosional yang membekas. Datang dengan ketertarikan terhadap dunia peternakan, Irfan justru pulang membawa pelajaran tentang rasa syukur, harapan, dan makna kesempatan kedua dalam hidup.

Didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Ma'ruf Prasetyo, Irfan meninjau kawasan lapas yang memiliki luas sekitar tujuh hektare. Dari total lahan tersebut, empat hektare dimanfaatkan sebagai area lembaga pemasyarakatan, sedangkan tiga hektare lainnya dikembangkan menjadi kawasan produktif yang mencakup peternakan, pertanian, perkebunan, hingga perikanan.

Sebagai pegiat peternakan, perhatian Irfan awalnya tertuju pada berbagai fasilitas budidaya yang dikelola warga binaan. Ia mengamati peternakan ayam KUB, domba Dorper dan Texel, penggemukan sapi, hingga proses penetasan telur yang menjadi bagian dari program pembinaan.

Namun, semakin lama berkeliling, pandangan Irfan berubah. Menurutnya, yang dibangun di Lapas Karawang bukan sekadar kawasan peternakan, melainkan tempat bagi warga binaan untuk membangun kembali kehidupan mereka.

Ia menyaksikan para warga binaan tidak hanya bekerja mengelola peternakan, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan pembinaan seperti pramuka, olahraga, pelatihan keterampilan, barista, seni, hingga pembinaan keagamaan. Seluruh aktivitas tersebut dijalankan dengan jadwal yang teratur sejak sebelum Subuh hingga sore hari.

Saat meninjau area persawahan, perkebunan, dan peternakan, Irfan menilai program tersebut merupakan implementasi nyata dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya di sektor ketahanan pangan.

"Setiap jengkal tanah dimanfaatkan terus. Ini luar biasa. Saya melihat sendiri bagaimana lahan yang tadinya kosong sekarang menjadi sawah, kebun, peternakan, dan semuanya produktif. Ini bukan sekadar pembinaan, tapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan," ujar Irfan melalui kanal YouTube miliknya yang dikutip, Kamis, 22 Juli 2026.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Sekretaris Jenderal Kemenimipas Asep Kurnia yang dinilai berhasil mendorong pelaksanaan program pembinaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Yang saya lihat hari ini bukan hanya slogan. Programnya benar-benar berjalan. Arahan Pak Menteri Agus Andrianto dan Pak Sekjen Asep Kurnia diterjemahkan menjadi kerja nyata di lapangan. Saya sangat mengapresiasi semangat seluruh petugas yang mampu menghadirkan pembinaan yang produktif sekaligus mendukung program pemerintah," kata Irfan.

Suasana semakin mengharukan ketika Irfan melihat layanan Wartelsus (Warung Telekomunikasi Khusus), fasilitas yang memungkinkan warga binaan melakukan panggilan video dengan keluarga.

Momen ketika seorang ayah berbincang dengan anaknya yang masih kecil membuat Irfan tak kuasa menahan haru. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyapa sang anak.

"Doakan bapaknya ya. Tungguin bapaknya pulang ya," ucap Irfan.

Baginya, kerinduan terhadap keluarga menjadi pengingat bahwa setiap orang masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata kembali kehidupannya.

Selama kunjungan, Irfan juga meninjau berbagai fasilitas pembinaan lain, mulai dari rumah ibadah lintas agama, ruang laundry, area olahraga, sawah, kebun, hingga peternakan yang seluruhnya menjadi bagian dari proses pembentukan karakter warga binaan.

Pengalaman tersebut membuat Irfan beberapa kali mengungkapkan rasa syukur. Ia mengajak masyarakat agar tidak merasa lebih baik hanya karena berada di luar tembok penjara.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID