Lifestyle . 16/08/2025, 13:53 WIB
Kesibukan mencari nafkah jangan sampai membuat kita melupakan kewajiban beribadah. Allah SWT mengingatkan dalam Surah Al-Munafiqun ayat 9, agar harta dan anak-anak tidak melalaikan manusia dari mengingat-Nya.
Melalaikan ibadah dapat membuat hati jauh dari Allah dan menutup pintu keberkahan. Rezeki sejati bukan hanya hasil kerja keras, tetapi datang dari izin dan ridha Allah SWT.
Dalam dunia perdagangan, ada yang memilih mengobral janji atau bahkan bersumpah palsu untuk menarik pembeli. Padahal, Rasulullah SAW mengingatkan:
"Sumpah itu melariskan barang dagangan tapi menghilangkan keuntungan." (HR Bukhari dan Muslim)
Kejujuran adalah modal utama dalam bisnis. Rezeki yang halal dan berkah hanya akan hadir dengan sikap amanah, bukan dengan tipu daya.
Amalan berbakti kepada orang tua diyakini membawa rezeki dan keberkahan hidup. Sebaliknya, durhaka bisa menjadi penyebab rezeki terhalang. Rasulullah SAW bersabda:
"Jika seorang hamba tidak lagi mendoakan (durhaka kepada) orang tuanya maka rezekinya akan terputus." (HR Al Hakim dan Ad Dailamy)
Mendoakan, menghormati, dan merawat orang tua adalah bentuk bakti yang mendatangkan rahmat Allah SWT. Bahkan setelah mereka wafat, doa anak tetap menjadi jalan keberkahan.
Menghalangi rezeki bisa terjadi akibat dosa maupun kebiasaan buruk yang dianggap sepele. Mulai dari syirik, tidur di waktu Subuh, lalai beribadah, berdagang dengan cara yang salah, hingga durhaka kepada orang tua.
Dengan menjauhi perbuatan tersebut dan terus memperbanyak doa serta amal kebaikan, pintu rezeki insyaAllah akan terbuka lebar dan membawa keberkahan dalam hidup.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id