Ekonomi . 03/08/2026, 21:44 WIB
fin.co.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini perekonomian Indonesia berpeluang tumbuh hingga 6 persen pada 2026. Target tersebut dinilai realistis seiring kuatnya koordinasi antarinstansi pemerintah dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Purbaya mengatakan, berdasarkan proyeksi pemerintah, laju pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 diperkirakan berada di kisaran 5,6 hingga 6 persen secara tahunan (year-on-year).
"Dengan sinergi kebijakan tersebut, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 diperkirakan berada pada kisaran 5,6-6,0 persen year-on-year," katanya dalam konferensi pers hasil rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di kantor LPS, kawasan SCBD, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Selaku Ketua KSSK, Purbaya menjelaskan pemerintah akan mengarahkan belanja negara hingga akhir tahun untuk memperkuat konsumsi masyarakat. Langkah tersebut dilakukan melalui berbagai program strategis, mulai dari perlindungan sosial, menjaga stabilitas harga pangan dan energi, hingga pemberian stimulus berupa diskon tarif transportasi pada masa libur sekolah.
Selain mendorong konsumsi rumah tangga, pemerintah juga akan mempercepat pelaksanaan proyek-proyek hilirisasi bernilai tambah tinggi guna meningkatkan investasi nasional.
Menurut Purbaya, sektor manufaktur yang sempat mengalami perlambatan pada penghujung kuartal II kembali menunjukkan perbaikan pada Juli 2026. Hal itu tercermin dari Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers' Index atau PMI) manufaktur yang kembali berada di zona ekspansif.
"Aktivitas manufaktur sempat termoderasi pada akhir kuartal II, namun kembali melanjutkan ekspansi pada Juli 2026 dengan PMI manufaktur di level 50,2. Hal itu menunjukkan pemulihan optimisme pelaku usaha," kata Purbaya.
Ia menambahkan, pemerintah juga akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari program prioritas nasional. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperbesar kontribusi belanja pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi.
"Konsumsi pemerintah diperkirakan juga akan tumbuh positif, sejalan dengan percepatan belanja program prioritas, pembayaran gaji ke-13 bagi aparatur negara, dan penyaluran bantuan sosial," tutupnya.
Fajar Ilman/Disway
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id