4. Penelitian Modern: "Manusia dari Tanah" Ditegaskan (Abad ke-21)
Studi geokimia modern mengungkap bahwa hampir semua elemen penyusun tubuh manusia, seperti:
Karbon (penting untuk senyawa organik)
Kalsium (penting untuk tulang)
Besi (penting untuk darah)
Fosfor (penting untuk DNA dan energi sel),
Ahli menemukan semua ini melimpah di tanah. Penelitian tersebut memunculkan kesadaran bahwa manusia secara harfiah berasal dari tanah, sesuai dengan apa yang telah disebutkan dalam Alquran.
Apa yang Dikatakan Alquran?
Menariknya, konsep kehidupan yang berasal dari tanah ini sudah disebutkan dalam Alquran lebih dari 1400 tahun yang lalu.
Dalam beberapa ayat, Allah menyebutkan bahwa manusia diciptakan dari tanah. Contohnya:
"Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Kami menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian Kami menyempurnakan kejadiannya, lalu Kami meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Kami, dan Kami menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati; (tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur." (QS. As-Sajdah: 7-9)
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah.” (QS. Al-Mu’minun: 12)
Baca Juga
"Dari Bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu, dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu, dan darinya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain." (QS. Thaha: 55)
Ayat-ayat ini menggambarkan bagaimana tanah menjadi elemen dasar penciptaan manusia, jauh sebelum sains modern mulai meneliti hal tersebut.