Kesehatan . 25/11/2024, 11:24 WIB

7 Penyebab Dada Sesak seperti Tertindih Beban Berat: Mulai dari Angina hingga Serangan Jantung

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

Selain sesak dada, kamu juga akan merasa sulit bernapas, batuk, dan mudah lelah.

Karena PPOK adalah kondisi yang berkembang perlahan, gejalanya mungkin tidak langsung terasa berat, tapi kalau sudah parah, rasa sesak dada yang kamu alami bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

3. Refluks Asam (GERD)

Pernah nggak merasa seperti ada yang mengganjal di dada setelah makan?

Bisa jadi itu gejala dari GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).

GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan, menyebabkan rasa terbakar atau tekanan di dada yang mirip dengan serangan jantung.

Kadang-kadang, kamu juga bisa merasakan rasa pahit atau asam di mulut.

Makan terlalu banyak atau langsung tidur setelah makan berat bisa memperburuk gejalanya.

Jika kamu sering merasa dada sesak setelah makan, bisa jadi ini pertanda kamu perlu merubah pola makan atau berkonsultasi dengan dokter.

4. Pneumonia atau Infeksi Paru-paru

Infeksi paru-paru, seperti pneumonia, bisa menyebabkan rasa sesak dada yang sangat mengganggu.

Infeksi ini biasanya disertai dengan gejala lain, seperti demam, batuk berdahak, dan sesak napas.

Rasa sesak akibat pneumonia terjadi karena peradangan pada paru-paru yang menghambat pernapasan.

Jika kamu merasa dada sesak disertai dengan gejala infeksi seperti demam tinggi atau batuk yang nggak kunjung sembuh, segera periksakan diri ke dokter.

5. Penyakit Perikarditis

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id