Salah satu program unggulan pasangan RIDO adalah pembangunan apartemen di tengah kota, sebagai solusi bagi masalah kepadatan dan perumahan di Jakarta. Fahlino menambahkan bahwa Jakarta memiliki lebih dari 150 pasar tradisional, dan jika ruang-ruang tersebut bisa diubah menjadi hunian yang layak, manfaatnya akan sangat besar bagi warganya.
"Bayangkan, generasi muda yang bekerja di Jakarta tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam di perjalanan. Mereka bisa tinggal lebih dekat dengan tempat kerja, mengurangi tingkat stres, dan bahkan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menabung. Itu adalah salah satu solusi yang kami tawarkan untuk Jakarta yang lebih manusiawi dan terkelola dengan baik," ungkap Fahlino.
Menjawab Tantangan Jakarta dengan Keahlian, Bukan Populisme
Di tengah ketatnya persaingan politik menjelang debat ketiga, Ridwan Kamil berjanji untuk mengedepankan solusi berbasis keahlian, bukan sekadar politik populis yang mengandalkan cerita-cerita sinetron yang kerap diangkat dalam kampanye.
Tim RIDO percaya bahwa Jakarta memerlukan pemimpin yang memahami betul kebutuhan dasar warganya, bukan hanya sekadar "pahlawan" yang muncul dari media atau tayangan sinetron.
“Jakarta tidak butuh janji kosong, tapi butuh pemimpin yang mengerti tata kota secara mendalam dan punya pengalaman nyata dalam merancang perubahan. Ridwan Kamil punya semua itu,” pungkas Fahlino.
Dengan kesiapan mental, keahlian yang diakui dunia, serta visi yang jelas untuk masa depan Jakarta, Ridwan Kamil siap menghadapi debat ketiga dengan penuh keyakinan.
Tidak hanya berbicara tentang masalah, tapi memberikan solusi konkret yang dapat menjawab tantangan Jakarta dalam mengelola pertumbuhan pesat dan menciptakan kota yang lebih manusiawi dan berkelanjutan. (Fajar/DSW)