Viral

Terungkap! Tampang Muhammad Dian Permana, Panitia Pembawa Kabur Uang Ratusan Juta Sampai Konser Rusuh

fin.co.id - 24/06/2024, 16:10 WIB

Tampang Panita yang membawa kabur uang ratusan juta rupiah

fin.co.id- Begini tampang Muhammad Dian Permana yang diduga membawa kabur uang konser Tangerang Lentera Festival 2024 (TNG Lanfest).

Muhammad Dian Pramana diduga bawa kabur konser tersebut sehingga terjadi aksi pembakaran panggung sampai perusakan alat-alat band oleh para penonton pada Minggu, 23 Juni 2024 di Lapangan Sepak Bola Pasar Kemis.

Nama Muhammad Dian Permana Angga tersebut melalui akun media sosial @memomedos yang diunggah pada Senin, 24 Juni 2024.

"Kami segenap panitia juga dirugikan oleh orang tersebut, oknum ini membawa kabur duit sebanyak ratusan juta yang seharusnya  dibayar untuk keperluan malah di bawah kabur, dan kita ditinggalkan begitu saja h-jam. Tolong segera diviralkan, kita cari sampai dapat," tulis dari akun tersebut.

Baca Juga

Konser Lentera Festival 2024 Ricuh

Konsel Lentera Festival 2024 yang rencananya menghadirkan artis seperti Feel Koplo, NDX, dan Guyon Waton terpaksa dibatalkan.

Padahal para penonton sudah memadati area konser tersebut untuk menyaksikannya.

Seketika para penonton mengamuk dan melakukan aksi anarkis dengan membakar area panggung utama konser Lentera Festival lantaran disinyalir kecewa gagal manggungnya semua artis yang sudah dijadwalkan akan tampil.

Penonton marah dengan membakar panggung, alat musik sampe sound system karena marah acara musik tidak dilaksanakan.

Baca Juga

Padahal, penonton membayar tiket seharga Rp115 ribu - Rp150 ribu. Usut punya usut, batalnya konser tersebut dikarenakan uang hasil penjualan tiket yang seharusnya digunakan untuk membayar artis dan vendor diduga dibawa kabur oleh salah satu panitia.

Kericuhan penonton disebabkan ada artis yang batal tampil karena panitia acara tidak sanggup membayarnya. Seperti NDX dan Guyon Waton.

Polisi mencari panitia konser Tangerang Lentera Festival 2024 yang batal dilaksanakan.

Pasalnya pada saat peristiwa terjadi, tidak terdapat satu orang panitia pun di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sehingga membuat penonton menjadi beringas."Untuk panitia lagi kami cari untuk bertanggung jawab, jadi panitia kami cari karena nggak ada di lokasi semuanya saat kejadian," ujar Kapolsek Pasar Kemis AKP Ucu Nuryandi.

Ari Nur Cahyo
Penulis
-->