FIN.CO.ID - Pertamina Patra Niaga memproyeksikan penyaluran avtur untuk perjalanan Haji 2024 mencapai 100.000 Kiloliter (KL). Penyaluran ini meningkat sekitar 5 persen dari penyaluran Avtur pada musim Haji 2023.
Direktur Pemasaran Pusat & Niaga Pertamina Patra Niaga, Maya Kusmaya mengatakan, di tahun ini diproyeksikan 241 ribu lebih jemaah haji Indonesia akan berangkat melalui 13 bandara haji di seluruh Indonesia. Dia mengatakan, jumlah ini meningkat dari 221 ribu jemaah haji di 2023.
BACA JUGA:
- Gantikan Ayah yang Meninggal Dunia, Jemaah Haji Muda Asal Tanggerang Masih Kuliah di Brawijaya
- Mendadak Berangkat Haji Gantikan Sang Ayah yang Harus Cuci Darah
Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan beberapa antisipasi, pertama dengan menyiapkan stok Avtur yang cukup di seluruh Aviation Fuel Terminal (AFT) embarkasi Haji.
"Selain itu, untuk pengisian pesawat haji juga kami jadikan prioritas, serta layanan komunikasi dengan maskapai dan bandara kami buka 24 jam untuk kelancaran perjalanan Haji,” jelas Maya dikutip Minggu 19 Mei 2024.
Penyaluran Avtur untuk penerbangan haji akan fokus di 13 AFT bandara embarkasi haji mulai dari Aceh (Bandara Iskandar Muda), Medan (Bandara Kualanamu), Padang (Bandara Minangkabau), Batam (Bandara Hang Nadim), Palembang (Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II), Jakarta (Bandara Soekarno Hatta), Solo (Bandara Adi Soemarmo), Surabaya (Bandara Juanda), Banjarmasin (Bandara Syamsudin Noor), Balikpapan (Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan), Makassar (Bandara Sultan Hasanuddin), Lombok (Bandara Lombok) dan Majalengka (Bandara Kertajati) akan dijaga selalu dalam level aman.
“Pertamina Patra Niaga telah memetakan kebutuhan Avtur di setiap AFT dan berkomitmen mendukung kelancaran ibadah haji 2024. Ini menjadi amanah kami sebagai penyedia energi di setiap perjalanan masyarakat, termasuk perjalanan Haji,” imbuh Maya.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, stok untuk 13 AFT bandara embarkasi dijamin aman. Saat ini ketahanan stok nasional Avtur juga diatas 22 hari, dan akan terus dijaga di atas level tersebut.
“Ketersediaan dan kesiapan stok selalu menjadi prioritas utama kami dalam menghadapi momen seperti ini. Setelah stok aman, kami akan memastikan proses distribusinya dilakukan dengan baik untuk mendukung kelancaran penerbangan Haji,” tukas Irto.
BACA JUGA:
- 1 Jemaah Calon Haji Asal Banjarnegara Meninggal Dunia di Arab Saudi
- Unik! Koper Jemaah Indonesia Haji Dihias Beragam Pita, Mulai dari Syal LV hingga Tali Sepatu
(Sabrina Hutajulu)