Science . 13/04/2024, 11:28 WIB
Namun, penting untuk dicatat bahwa klaim Mallett masih bersifat spekulatif dan belum diuji secara ilmiah.
Para ahli fisika masih memperdebatkan teori Mallett dan beberapa di antaranya meragukan kelayakannya.
Terlepas dari keraguan tersebut, penemuan Mallett tetap menjadi berita menarik bagi para penggemar sains dan fiksi ilmiah.
Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari penelitiannya dan apakah penemuannya benar-benar dapat membuka pintu menuju perjalanan waktu.

Mesin Waktu, Perjalanan Waktu, Time Travel | Ilustrasi Dibuat Menggunakan Teknologi AI Copilot--
Perjalanan waktu atau time travel diyakini beberapa ahli hnya bisa dilakukan ke depan.
Teori ini diyakini oleh beberapa ahli kenamaan dunia, seperti:
1. Kip Thorne (Fisikawan Teoretis)
Thorne percaya bahwa time travel ke masa depan dimungkinkan melalui lubang cacing.
Lubang cacing adalah terowongan teoretis yang menghubungkan dua titik berbeda dalam ruang-waktu.
Melakukan perjalanan melalui lubang cacing akan memungkinkan seseorang untuk melompat ke masa depan, namun tidak ke masa lalu.
2. Michio Kaku (Fisikawan Teoretis)
Kaku percaya bahwa perjalanan waktu mungkin dalam bentuk melompat ke masa depan, namun teknologi yang diperlukan masih jauh dari jangkauan.
Dia menjelaskan bahwa untuk melakukan perjalanan ke masa depan, seseorang harus mencapai kecepatan cahaya, yang membutuhkan energi yang sangat besar.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id