Kesehatan . 24/02/2024, 19:15 WIB
Penyebab kanker prostat berbeda dengan penyebab penyakit lainnya. Seperti halnya kanker lain, mutasi pada DNA merupakan penyebab utama dari perkembangan sel kanker.
Mutasi pada DNA mengakibatkan sel-sel abnormal tumbuh dan berkembang lebih cepat daripada sel normal. Sel-sel abnormal ini dapat menumpuk dan membentuk tumor, yang kemudian dapat terus tumbuh dan menyerang jaringan di sekitarnya.
Faktor risiko yang memicu munculnya penyakit prostat
Penyakit prostat dapat muncul karena berbagai faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena kondisi tersebut. Berikut adalah beberapa faktor risiko yang perlu Anda perhatikan.
1. Usia
Usia adalah faktor risiko utama, terutama dalam pengembangan BPH dan kanker prostat. Risiko BPH cenderung meningkat setelah mencapai usia 40 tahun, sementara risiko kanker prostat meningkat setelah mencapai usia 50 tahun.
Pembesaran prostat yang terjadi pada BPH dipengaruhi oleh penurunan hormon testosteron dan peningkatan hormon estrogen seiring dengan bertambahnya usia. Estrogen memiliki peran penting dalam pertumbuhan prostat, dan peningkatan estrogen dapat memicu pembesaran prostat yang mengarah pada BPH.
Meskipun penyebab pasti mengapa tubuh lebih rentan terhadap kanker prostat pada usia lanjut belum sepenuhnya dipahami, kemungkinannya melibatkan perubahan pada jaringan yang menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan sel kanker.
2. Keturunan
Penyakit prostat juga dapat bersifat herediter. Pria yang memiliki riwayat keluarga dengan ayah atau saudara laki-laki yang telah mengalami penyakit prostat memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan kondisi serupa.
Oleh karena itu, dokter umumnya akan menanyakan riwayat penyakit keluarga Anda. Informasi ini berguna bagi dokter dalam proses diagnosis penyakit.
3. Obesitas
Masalah obesitas tetap menjadi perhatian dalam bidang kesehatan. Seseorang dianggap mengalami obesitas jika indeks massa tubuhnya (BMI) mencapai lebih dari 30. Jika kondisi obesitas tidak ditangani dengan cepat melalui perubahan gaya hidup, maka akan berpotensi menyebabkan berbagai penyakit serius, termasuk penyakit prostat.
Meskipun hubungan antara obesitas dan prostatitis belum sepenuhnya terbukti, obesitas merupakan salah satu faktor risiko yang dapat memicu pembesaran prostat yang tidak normal (BPH) dan kanker prostat.
Peningkatan lingkar pinggang seringkali terkait dengan peningkatan volume prostat serta peningkatan kadar antigen spesifik prostat (PSA), yang merupakan protein yang diproduksi oleh kelenjar prostat.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id