Rigby Ken (profesor penelitian psikologi di Universitas Australia Selatan): “Bully adalah tindakan yang melibatkan penghinaan terhadap anak yang lebih lemah dari pelaku. Bully bisa melukai secara fisik atau emosional, termasuk kata-kata kasar dan tindakan lainnya. Perilaku bully dapat terjadi secara individu atau dalam kelompok, yang dilakukan oleh satu anak atau kelompok secara konsisten”.
Pengertian Bully Menurut Ahli #4
Guiney (Penulis dan konsultan di bidang pendidikan dan kesejahteraan keluarga): “Bully adalah perilaku antisosial yang memengaruhi kehidupan anak-anak dan keluarga. Bully terjadi saat sekelompok orang merugikan dan merendahkan orang lain. Ini melibatkan kekerasan fisik dan psikologis serta menyebabkan kerugian, penolakan, isolasi, dan rasa takut”.
Referensi:
1. Buku Save Our Children From School Bullying yang ditulis oleh Novan Ardy Wiyani pada tahun 2013.
2. Jurnal Perilaku Bullying pada Mahasiswa Berasrama yang ditulis oleh Mangadar Simbolon pada tahun 2012.
3. Buku Stop the bullying a handbook for schools yang ditulis oleh Ken Rigby pada tahun 2003.
4. Buku Coping with bullying for parents of children between 6 and 12 yang ditulis oleh Eileen Guiney pada tahun 2007.
Jenis Bully

Mengutip hasil ratas bully Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ada enam kategori bully, yaitu:
- Kontak Fisik Langsung
- Kontak Verbal Langsung
- Perilaku Nonverbal Langsung
- Perilaku Nonverbal Tidak Langsung
- Cyberbullying
- Pelecehan Seksual
Kontak Fisik Langsung
Bully secara fisik paling tampak dan mudah diidentifikasi. Contoh bully fisik yaitu memukul, mendorong, menjambak, menendang, menampar, mengunci seseorang dalam ruangan, mencubit, mencekik, menggigit, mencakar, meludahi dan merusak serta menghancurkan barang-barang miliki anak yang tertindas, memeras, dan lain-lain.
Kontak Verbal Langsung