- Sandiaga Uno Didukung Ijtima Ulama, Politikus Gerindra: Tabayyun Dulu Rekam Jejak dan Kontribusi Sandiaga
- Anies: Cara Menghormati Rakyat adalah Memberikan Kebebasan Menentukan Pilihan
Anies mengatakan, pihaknya memahami betul bahwa Indonesia adalah sebuah negeri yang berdasar Pancasila.
"Komitmen kita menjaga Pancasila adalah komitmen yang harga mati. Kita tidak berkompromi dengan yang lain," kata Anies Baswedan.
Menurut Anies, Pancasila adalah harga mati. Dia mengatakan Pancasila harga mati merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar-tawar.
"Dan itu artinya kita juga tidak berkompromi dengan paham-paham komunisme," ucapnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga komitmen itu untuk menghadapi berbagai ideologi.
"Termasuk komunisme yang sering kali dianggap sebagai permasalahan," ujarnya.
Karena itu, Anies mengatakan, pihaknya memandang ikhtiar menjaga ukhuwah dan persatuan dimulai dengan saling menghormati dan mrenghargai.
BACA JUGA:
- Nomor Urut Capres Cawapres 2024: 1 Anies - Muhaimin, 2 Prabowo - Gibran, 3 Ganjar - Mahfud
- Undian Nomor Urut, KPU: Anies-Muhaimin Lebih Dulu, Lalu Ganjar-Mahfud dan Terakhir Prabowo-Gibran
"Kami menganggap penting bahwa hubungan antarumat beragama dijaga," kata Anies.
Anies bilang, cara menjaga hubungan antarumat beragama, adalah dengan menghadirkan rasa keadilan. "Rasa keadilan yang akan menghadirkan ketenangan, keteduhan," ucapnya.
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) hanya satu-satunya paslon Pilpres 2024 yang diundang dalam acara Ijtima ulama dan tokoh Nasional 2023.
Sebab, keduanya, Anies dan Cak Imin dianggap sebagai paslon yang dekat dengan ulama.
Slamet Maarif selaku Juru Bicara Ijtima Ulama 2023 mengatakan bahwa acara itu dihadiri sekitar 800 ulama dari 24 provinsi di Indonesia.