- Viral Satpam Bentak Seorang Kurir Karena Pasang Bendera Palestina dan Minta Dicopot
- Buntut Pencopotan Bendera Palestina Milik Pengendara, Petugas Keamanan Summarecon Bekasi Kini Dinonaktifkan
"Terus dia bilang 'keluar kamu', abis itu saya ambil HP, saya rekam, udah kelanjutannya begitu saya dikejar terus sampe dalem seperti yang di video," terangnya.
3. Petugas Keamanan Minta Maaf Usai Mencopot Bendera Palestina
Koordinator Aksi Bekasi Bersama Palestina, Ismail Ibrahim mengatakan, petugas keamanan Apartemen Summarecon Bekasi sudah klarifikasi dan meminta maaf
"Tadi dia sudah minta maaf dan di videokan, mengaku sebagai pelaku, ini kami apresiasi. Yang kedua dengan kelakuan yang salah itu, kemudian minta maaf," kata Ismail Ibrahim.
Petugas keamanan itu mengaku mencopot Bendera Palestina karena spontanitas dan tidak berkaitan dengan kebijakan Summarecon Bekasi.
4. Petugas Keamanan Diberhentikan dari Summarecon Bekasi
Head of Corporate Communications PT Summarecon Agung Tbk, Rulli Lazuardi menjelaskan, petugas keamanan yang bersangkutan telah resmi diberhentikan.
BACA JUGA :
- Curi Puluhan Tablet Smartphone Milik Sekolah, 3 Pria di Bekasi Diringkus Anggota Kepolisian
- Sebelum Curi Puluhan Tablet Smartphone Milik Sekolah di Bekasi, Pelaku 2 Kali Pantau Situasi Dari Atas Jalan Tol
"Saat ini anggota Security tersebut telah dinon-aktifkan, yang bersangkutan telah menyadari kekeliruannya dan sudah menyampaikan permohonan maaf langsung kepada Kurir tersebut," ucap Rulli Lazuardi.
Ia menyatakan, pencopotan Bendera Palestina di sepeda motor milik kurir yang sedang mengantar paket merupakan spontanitas petugas keamanan.
"Perlu Kami klarifikasi bahwa tindakan tersebut adalah inisiatif spontan dari Security yang bersangkutan dan bukan menjadi kebijakan Summarecon," tegasnya.
Menurutnya, PT Summarecon Agung Tbk dipastikan akan mendukung secara penuh sikap Pemerintah Republik Indonesia terhadap Palestina.