Berdasarkan surat keterangan itu, tim penasihat SYL akan membawa surat itu ke KPK untuk permohonan terkait penjadwalan ulang pemeriksaan. Sebab kliennya tidak akan lari dari pemeriksaan dan tetap memenuhi panggilan KPK setelah menemui ibunya berusia 88 tahun yang kini sedang sakit.
"Surat keterangan ini disampaikan bahwa pada prinsipnya Syahrul Yasin Limpo sangat menghormati kewenangan dalam penyelidikan KPK dan tetap berkomitmen untuk koperatif," katanya.
BACA JUGA:
- Cuma Boleh Difoto, Presiden Jokowi Terima Mentan Mentan Syahrul Yasin Limpo di Istana Merdeka
- Ini Pernyataan Jokowi Soal Kasus Pemerasan Pimpinan KPK Terhadap Mentan syahrul Yasin Limpo
Diwartakan sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri buka suara soal foto dirinya bersama mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Foto tersebut beredar usai kasus pemerasan yang diduga dilakukan pimpinan KPK terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo.
Terkait foto dirinya bersama mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo, Firli Bahuri mengatakan bahwa foto tersebut adalah foto lama.
Dikatakannya foto tersebut diambil sebelum mantan Mentan Syharul Yasin Limpo berperkara di KPK.
"Pertemuan di lapangan bulu tangkis antara saya dengan Menteri Pertanian saat itu Syahrul Yasin Limpo terjadi sebelum periode tersebut, tepatnya yaitu sekitar pada tanggal 2 Maret 2022 dan itu pun beramai-ramai di tempat terbuka," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin, 9 Oktober 2023.
Firli kemudian mengungkapkan bahwa perkara di Kementerian Pertanian ini mulai masuk ke tahap penyelidikan oleh KPK pada sekitar Januari 2023.
BACA JUGA:
- Foto Firli Bahuri dengan Syahrul Yasin Limpo, Novel: Skandal Korupsi Terbesar Sepanjang Berdirinya KPK
- Kapolri Angkat Suara Soal Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK kepada Syahrul Yasin Limpo
"Maka dalam waktu tersebut, status Saudara Syahrul Yasin Limpo bukan tersangka, terdakwa, terpidana ataupun pihak yang berperkara di KPK," ujarnya.
Purnawirawan Polri berbintang tiga itu menegaskan bahwa pertemuan tersebut adalah bukan atas undangan atau inisiatif dirinya, sebagaimana yang dituduhkan sejumlah pihak.
"Kejadian tersebut bukan atas inisiasi atau undangan saya. Hal ini sebagaimana kami jelaskan sebelumnya pada 5 Oktober 2023 lalu, bahwa tuduhan-tuduhan tersebut tidaklah benar," kata Firli.