Surat Angkasa Pura II Bocor: Syahrul Yasin Limpo Tiba di Soekarno-Hatta Besok 1 Oktober Pukul 15.25 WIB

fin.co.id - 30/09/2023, 16:12 WIB

Surat Angkasa Pura II Bocor: Syahrul Yasin Limpo Tiba di Soekarno-Hatta Besok 1 Oktober Pukul 15.25 WIB

Surat Angkasa Pura II Bocor, Syahrul Yasin Limpo Tiba di Soekarno-Hatta Besok 1 Oktober 2023 pukul 15.25 WIB.

Dia juga membenarkan jika KPK membawa alat penghitung uang dalam penggeledahan rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo.  

Alat hitung uang tersebut sengaja dibawa oleh tim penyidik KPK untuk melakukan penghitungan secara akurat.

Hanya saja, Ali belum memastikan nominal pasti uang yang disita KPK di rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul yasin Limpo. 

"Sekira puluhan miliar yang kemudian ditemukan dalam proses penggeledahan dimaksud," ujarnya.

Ali melanjutkan, selain menyita uang tunai, KPK juga menemukan barang bukti dalam bentuk dokumen di rumah Yasin Lompo terkait dugaan korupsi di Kementerian Pertanian tersebut. 

Dokumen yang dimaksud terkait catatan keuangan serta pemberian aset bernilai ekonomis. 

Barang bukti tersebut, telah disitan dan aka dilakukan analisis untuk pemberkasan penyidikan. 

Diketahui, penyidik KPK telah menaikkan status kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) ke tahap penyidikan.

Lembaga antirasuah ini juga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam dugaan korupsi di Kementerian Pertanian. 

Hanya saja, siapa yang ditetapkan menajdi tersangka oleh KPK belum diumumkan hingga saat ini. "Siapa tersangka yang ditetapkan? Pada saatnya nanti akan disampaikan," ujarnya.

BACA JUGA:


Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bertemu Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu di sela-sela konferensi di Roma, Italia,-fin-syasinlimpo-Instagram

Diketahui, sebelumnya pada tanggal 14 Juni 2023, KPK mengumumkan telah membuka penyelidikan soal dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan). Informasi tersebut diumumkan oleh Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu.

"KPK sedang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di Kementan," kata Asep.

Admin
Admin
Penulis

Penulis FIN.CO.ID