News . 29/08/2023, 10:29 WIB
BACA JUGA:
Islah Bahrawi melanjutkan, peran keilmuan agama para pemuka agama yang terlibat dalam politik, akan ditinggalkan dan lebih berpihak kepada kepuasan orientasi politik yang dihubungkan dengan metafisik ketimbang terlibat dalam diskursus keilmuan sains-teologisme.
"Jadi jangan heran jika belakangan ini banyak generasi muda lebih menikmati buku-buku Stephen Hawking atau Richard Dawkins. Mereka dianggap lebih mengakomodasi rasionalitas berfikir dan selaras dengan peradaban manusia," ujar Islah Bahrawi.
Dia bilang, dalam Islam misalnya, kitab-kitab tafsir tentang sains-teologisme banyak sekali.
Misalnya "At-Tahrir wa at-Tanwir" yang ditulis oleh Syaikh Tahrir ibnu 'Asyur, yang kurang lebih sama penjabarannya dengan "Big Bang Theory"-nya Hawking. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id