Menurutnya, dia dan partainya banyak mendapat serangan dari pendukung Ganjar dan PDIP, usai PSI dan Prabowo Subianto melakukan pertemuan.
Meski demikian, mantan dosen UI ini optimis tetap memilih Ganjar Pranowo. Meskipun dia menganggap memilih Ganjar adalah sesuatu yang terkesan bodoh.
"Walaupun kadrun-kadrun PDiP menghina dan memfitnah saya dan PSI, saya rasa saya akan tetapi memilih Ganjar. Mungkin terkesan bodoh, tapi...," terang Ade Armando.
Diketahui, Ade Armando merupakan caleg PSI yang belakangan ini sering mengkritik PDIP.
Ade menganggap PDIP terlalu sombong. Dia tidak sepakat dengan PDIP yang menyebut Ganjar Pranowo adalah Petugas Partai.
"Saya geli mendengar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam sebuah podcast masih juga menyatakan Ganjar adalah memang petugas partai, karena petugas partai sama dengan petugas negara. Pernyataan semacam ini akan semakin merendahkan Ganjar dan PDIP," paparnya.
Menurut Ade Armando, elektabilitas Ganjar semakin merosot dilihat dari beberapa survei terbaru. Ganjar kini di posisi ke dua, setelah Prabowo Subianto. Menurut Ade, itu akibat ulah PDIP.
"Saat ini posisi ganjar sedang tidak baik-baik saja. Beberapa bulan yang lalu Ganjar terus berada di peringkat ke atas elektabilitas Pilpres yang dilakukan berbagai lembaga survei terkemuka. Tapi sekarang kita tidak boleh mengingkari fakta bahwa Prabowo sudah menyalip ganjar secara signifikan," terang Ade Armando.

Prabowo Belum Revisi Dukungan Terhadap FPI, 212 dan Kelompok Islam Garis Keras-fin/Mind ID Indonesia -Youtube
BACA JUGA:
- PAN Golkar dan PKB Gabung Gerindra Dukung Prabowo Subianto, Ade Armando: Karma Buat Kesombongan PDIP
- Golkar dan PAN Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Jokowi: Itu Urusan Partai, Saya Bukan Ketua Partai
Kepada seluruh kawan2 PSI yang dulu saya segani, mohon video ini simpan di seluruh hape kalian. Just to remind you for all of this political shit!
— Islah Bahrawi Official (@islah_bahrawi) August 10, 2023
Karena kata2nya belum direvisi sampai hari ini, suatu saat nanti kalian akan sepanggung dan sebarisan dgn kelompok2 itu. Enioy it! pic.twitter.com/OkBGQOvWE2
2014 pak Jokowi yang tegas anti radikalisme diserang dengan isu komunis, terpilih jadi presiden.
— Islah Bahrawi Official (@islah_bahrawi) August 8, 2023
2019 pak Jokowi yang tegas anti radikalisme diserang dengan isu komunis, terpilih jadi presiden.
2024 mas Ganjar yang tegas anti radikalisme juga diserang dengan isu komunis.
Hanya… pic.twitter.com/qvSfSre6Be