Kesehatan

Ternyata Ini Penyebab Penderita Alergi Lebih Banyak di Perkotaan Dibanding Pedesaan

fin.co.id - 16/07/2023, 07:35 WIB

Ilustrasi penderita alergi.

Penderita Alergi - Berikut ini ternyata penyeab penderita alergi lebih banyak di perkotaan dibanding pedesaan menurut ahli.

Dokter anak konsultan alergi dan imunologi Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A(K), M.Kes., mengatakan bahwa penderita alergi lebih banyak di perkotaan daripada pedesaan.

Budi juga menambahkan hal ini karena berhubungan dengan tingkat higienitas para penduduknya.

"Angka kejadian alergi saat ini pada umumnya meningkat terutama terjadi di negara-negara maju dibandingkan negara berkembang," kata Budi.

"Begitu juga di suatu negara, kejadian meningkat di perkotaan daripada pedesaan. Kenapa? Ini disebut dengan hygiene hypothesis," tambahnya.

BACA JUGA:

Prof. Budi menjelaskan, tingkat higienitas yang berlebihan akan meningkatkan potensi alergi pada tubuh seseorang.

Di negara maju yang relatif lebih bersih, Prof. Budi mengatakan penduduknya jarang terkena infeksi.

Sehingga, sel yang akan terangsang untuk tumbuh lebih banyak adalah sel T yang berperan dalam mekanisme alergi dibandingkan sel T untuk melawan infeksi.

Sebaliknya di negara berkembang yang banyak kejadian infeksi, kata Prof. Budi, sel yang terangsang untuk tumbuh lebih banyak adalah sel T untuk melawan infeksi.

"Begitu juga di perkotaan dan pedesaan. Kalau di pedesaan, anak lebih sering main di luar, dia sering main sama teman-temannya, sehingga kejadian dia ketemu kuman lebih banyak," ucap Budi.

BACA JUGA:

"Sehingga yang terangsang adalah sel T untuk kejadian infeksi sehingga menekan sel T untuk kejadian alergi," sambungnya.

Dokter anak konsultan alergi dan imunologi Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A(K), M.Kes.-unpad.ac.id-

Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A(K), M.Kes., juga bilang kalau di kota kan tidak, anak-anak lebih banyak main di rumah sendiri, main game, sama ibunya tidak boleh ke luar.

Admin
Penulis
-->