Health . 26/05/2023, 09:57 WIB
Akibatnya, gula darah tidak bisa masuk ke sel-sel tubuh dan menumpuk di dalam darah.
Salah satu efek buruk makan nasi berlebihan adalah menyebabkan kegemukan atau obesitas.
Karbohidrat yang ada di dalam nasi akan diubah menjadi gula oleh tubuh untuk digunakan sebagai sumber energi.
Namun, jika asupan karbohidrat melebihi kebutuhan energi tubuh, maka gula tersebut akan disimpan sebagai lemak di dalam jaringan tubuh.
Lemak yang menumpuk ini akan membuat berat badan naik dan tubuh menjadi gemuk.
Kegemukan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, hipertensi, dan stroke.
Efek buruk makan nasi berlebihan yang jarang disadari adalah menyebabkan kekurangan vitamin C. Vitamin C adalah salah satu vitamin yang penting bagi tubuh karena berperan dalam menjaga sistem imun, melindungi sel-sel dari kerusakan oksidatif, membantu penyembuhan luka, dan membentuk kolagen untuk kulit, tulang, dan gigi. Sayangnya, nasi tidak mengandung vitamin C sama sekali. Jika kamu terlalu banyak makan nasi dan kurang mengonsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin C, maka kamu bisa mengalami defisiensi vitamin C. Defisiensi vitamin C bisa menyebabkan sariawan, gusi berdarah, mudah lelah, mudah sakit, kulit kering, rambut rontok, dan skorbut.
Efek buruk makan nasi berlebihan yang paling berbahaya adalah menyebabkan keracunan arsen.
Arsen adalah logam beracun yang bisa ditemukan di dalam tanah atau air tempat beras tumbuh.
Jika beras tidak dimasak dengan benar atau dicuci dengan air bersih sebelum dimasak, maka arsen bisa masuk ke dalam tubuh melalui nasi yang kita makan.
Arsen bisa merusak sistem reproduksi, menyebabkan kanker kulit, paru-paru, hati, ginjal, dan kandung kemih.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id