Internasional . 12/08/2026, 10:23 WIB

Tim SAR Kolombia Berpacu dengan Waktu Cari Ratusan Korban Gempa yang Terjebak

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin pagi dan meninggalkan kehancuran di sejumlah kota. Tim SAR kini berpacu dengan waktu untuk menemukan warga yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Lebih dari 180 orang telah dikonfirmasi meninggal dunia. Namun, jumlah korban masih berpotensi bertambah karena hampir 200 orang dilaporkan belum ditemukan dan ratusan lainnya masih terjebak di sejumlah lokasi terdampak.

Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia

Gempa terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat atau 12.34 GMT. Guncangan terasa hingga wilayah yang sangat luas di bagian barat Kolombia.

Kekuatan gempa menyebabkan bangunan di sejumlah kota mengalami kerusakan parah. Beberapa bangunan bahkan runtuh sepenuhnya dan membuat warga terperangkap di dalamnya.

Menurut laporan BBC, angka kematian resmi pada Selasa mencapai 181 orang. Namun, penghitungan yang dikumpulkan dari sejumlah pejabat lokal menunjukkan jumlah korban sebenarnya berpotensi lebih dari 240 orang.

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella kemudian menetapkan keadaan darurat untuk mempercepat penanganan bencana.

Selain korban meninggal, hampir 2.600 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Lebih dari 1.100 rumah hancur, sementara sekitar 8.000 rumah lainnya mengalami kerusakan.

Ratusan Orang Masih Terjebak

Situasi paling mengkhawatirkan terjadi di Cali dan Pereira, dua kota yang termasuk wilayah paling terdampak.

Di Cali, sebanyak 95 orang dilaporkan meninggal dunia. Pemerintah kota juga menyebut sekitar 239 orang masih terjebak, sementara 949 orang mengalami luka-luka.

Sebanyak 45 bangunan di Cali dilaporkan runtuh sebagian atau seluruhnya. Kondisi tersebut membuat pekerjaan tim penyelamat menjadi sangat berisiko.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah sebuah rumah sakit. Beberapa lantai bagian atas bangunan rumah sakit tersebut runtuh, termasuk area yang digunakan untuk merawat pasien anak. Sejumlah pasien dilaporkan masih terjebak setelah bangunan mengalami kerusakan.

Di kawasan Calima, bagian utara Cali, empat anak meninggal dunia setelah sebagian bangunan Gimnasio Calima runtuh. Sebanyak 30 anak lainnya harus mendapatkan perawatan di sejumlah pusat kesehatan.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id