BACA JUGA:
- Syarat Buka Rekening BCA Online, Gampang Gak Pakai Ribet
- Wajib Tahu! Syarat KPR Rumah Subsidi Serta Dokumen yang Harus Disiapkan
2. Rumus NPV untuk Proyek Berdurasi Lama dan Banyak Arus Kas
Sementara untuk dapat menghitung NPV dalam investasi jangka panjang dengan banyak arus kas, bisa menggunakan rumus di bawah ini:
NPV = Jumlah nilai saat ini dari arus kas yang diharapkan – Investasi awal
Dilansir dari Jurnal Institute Teknologi Nasional (ITN) Malang, nilai NPV yang positif (NPV > 0) menunjukan bahwa penerimaan lebih besar dibandingkan dengan nilai yang diinvestasikan.
Sedangkan nilai NPV negatif (NPV < 0) menandakan penerimaan lebih kecil dibandingkan dengan pengeluaran atau akan mengalami kerugian pada investasinya setelah mempertimbangkan Nilai Waktu Uang (Time Value of Money).
Namun, apabila hasil perhitungan NPV adalah Nol (NPV = 0), artinya investasi atau pembelian tersebut hanya balik modal (tidak untung dan tidak rugi).
Semakin besar angka positifnya, akan kian besar pula penerimaan yang bisa didapatkannya.
BACA JUGA:
- Investor Pemula Wajib Tahu! Ini 9 Instrumen Investasi Risiko Rendah yang Bisa Dicoba, InsyaAllah Cuan
- Investor wajib tahu! Apa saja daftar Reksadana terbaik 2023
Oleh karena itu, perhitungan NPV ini tidak saja digunakan untuk mengevaluasi layak atau tidaknya untuk berinvestasi.
Namun, juga digunakan untuk membandingkan investasi mana yang lebih baik jika terdapat dua pilihan investasi atau lebih.
Komponen yang Harus Ada dalam Perhitungan NPV
Untuk dapat melakukan perhitungan net present value menggunakan rumus-rumus di atas, kamu perlu mengetahui komponen atau elemen apa saja yang harus disertakan.