News . 23/11/2022, 18:10 WIB
“Pemerintahan yang lebih transparan dan demokratis, untuk menjaga kepentingan rakyat,” tegas dia.
“Fundamental utama di sini adalah tidak ada kompromi pada masalah tata kelola dengan fokus pada ekonomi. Begitu disepakati, kita harus bergerak maju dan menyelamatkan negara,” tambah dia.
Di sisi lain, Dewan Syuro koalisi Barisan Nasional (BN) memutuskan untuk tidak mendukung koalisi apa pun untuk membentuk pemerintahan.
BACA JUGA:Wajib Tahu! Ini Gejala COVID-19 BN.1
Bahkan, BN memutuskan untuk menjad oposisi.
Demikian peryataan Pejabat sementara Perdana Menteri (PM) Malaysia Ismail Sabri Yaakob yang juga Wakil Presiden Partai UMNO (Organisasi Nasional Melayu Bersatu) dalam postingan di Facebook, Selasa, 22 November 2022.
“Alhamdulillah, Dewan Syuro BN telah mengambil keputusan untuk tidak mendukung koalisi apapun untuk membentuk pemerintahan. BN tidak mendukung Pakatan Harapan (PH) atau Perikatan Nasional (PN)," kata dia.
Ismail Sabri menjadi salah satu pimpinan yang hadir dalam rapat Dewan Syuro BN yang dipimpin Ketua BN Ahmad Zahid Hamidi di Menara Dato Onn.
Turut hadir Wakil Ketua BN Mohamad Hasan, Wakil Ketua BN Dr Wee Ka Siong dan SA Vigneswaran serta Sekjen BN Dr Zambry Abdul Kadir.
Ketua BN Sabah Bung Moktar Radin menegaskan, pihaknya tidak menggelar deklarasi undang-undang yang ditandatangani anggota parlemen BN pada pertemuan BN.
Tidak hanya itu, rapat BN juga tak mengusulkan nama untuk pejabat Perdana Menteri Malaysia.
"Kami dalam solidaritas menunggu keputusan pimpinan puncak untuk menentukan arah kami," ujarnya sebagaimana dikutip Kantor Berita Malaysia, Bernama, Selasa, 22 November 2022.
BACA JUGA:Ajaib! Bocah 4 Tahun Ditemukan Selamat Setelah 3 Hari Bertahan Hidup di Reruntuhan Gempa Cianjur
Sebelumnya, Bendahara Umum BN Hishammuddin Hussein menolak bekerja sama dengan PH.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id