Tangerang . 10/11/2022, 19:42 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Rizal Ridolloh menceritakan, bahwa pertempuran itu terjadi Desa Lengkong Serpong, Tangerang Selatan.
Pertempuran para pejuang Indonesia melawan pasukan Jepang tersebut terjadi pada 25 Januari 1946.
"Peristiwa ini berawal saat Mayor Daan Mogot yang memimpin Taruna Akademi Militer Tangerang bersama para Taruna mendatangi markas Jepang di Desa Lengkong dalam rangka pelucutan senjata," tuturnya, Kamis 10 November 2022.
Kata dia, di situlah kemudian terjadi pertempuran berdarah hingga akhirnya para tentara Jepang kembali merebut senjata yang telah diserahkan.
BACA JUGA:Bjorka Klaim Bocorkan 44 Juta Data MyPertamina, Ainun Najib: Lho Masih Aktif?
Sebanyak 33 taruna dan tiga perwira pun gugur dalam peristiwa itu, termasuk Daan Mogot, Letnan Soebianto, dan Letnan Soetopo.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id